Dengan cara tersebut, pesan keselamatan berkendara diharapkan tidak berhenti setelah kegiatan edukasi selesai.
Pengetahuan yang diperoleh pelajar dapat diterapkan dalam keseharian, sementara mahasiswa yang terlibat sebagai ambassador dapat meneruskannya kepada lingkungan kampus.
Pada akhirnya, membangun budaya keselamatan berkendara memang tidak selalu harus dimulai dari sesuatu yang besar.
Memahami aturan lalu lintas, disiplin ketika berada di jalan, tidak mengabaikan keselamatan, dan menghargai pengguna jalan lain merupakan kebiasaan sederhana yang bisa dimulai sejak muda.
Sebab, perjalanan yang aman bukan hanya tentang seberapa cepat seseorang tiba di tujuan, tetapi juga tentang bagaimana setiap orang dapat menjaga dirinya dan orang lain selama berada di perjalanan.
Editor : Rizal Fadillah
Artikel Terkait
