Melalui sesi interaktif dan praktik langsung, peserta mempelajari berbagai keterampilan. Termasuk pengembangan ide cerita, teknik wawancara, framing, pengambilan gambar dan video.
Lalu, dasar-dasar audio dan pencahayaan, serta produksi konten untuk platform digital dan media sosial (medsos). Peserta juga mengikuti sesi praktik untuk mengembangkan dan memproduksi cerita menggunakan smartphone.
Melalui latihan ini, peserta didorong untuk mengangkat cerita yang relevan dengan komunitas mereka. Sekaligus menerapkan prinsip akurasi, etika, dan kreativitas dalam produksi konten jurnalistik.
Melalui pelatihan Mojo, Kedubes AS berharap dapat membantu memperkuat kapasitas generasi baru jurnalis dan kreator konten di Indonesia dalam menghasilkan karya jurnalistik kreatif, akurat, dan relevan bagi masyarakat.
Pelatihan di Bandung merupakan bagian dari rangkaian Mobile Journalism Training di berbagai kota di Indonesia. Target program ini menjangkau 250 peserta dalam rangka peringatan Freedom 250.
Editor : Abdul Basir
Artikel Terkait
