“Syutingnya saat Pestapora 2025, tapi kami sudah persiapan sejak Pestapora 2024. Kami melihat panggung mana yang memungkinkan untuk menjadi bagian dari set syuting. Jadi menurut kami syuting di Pestapora adalah yang tersulit, karena itu adalah adegan yang tidak bisa mengulang,” ucap Dipa Andika, Sabtu (29/8/2026).
“Salah satu yang paling sulit dan menjadi tantangan adalah adegan terakhir di film ini, saat naik ke panggung, dengan waktu syuting yang pendek,” ujar sutradara Edy Khemod.
“Tantangan lainnya adalah ketika geng copet ini mereka ‘latihan nyopet’ dulu di konser, sebelum datang ke Pestapora. Jadi kami membuat adegan wall of death, dan itu harus diulang berkali-kali, dengan 500 orang yang terlibat,” tambah Khemod.
Bagi Khemod, film Operasi Pesta Copet juga bisa menjadi salah satu penanda zaman generasi musik saat ini. Jika pada era 2000-an ketika itu salah satu penanda zamannya adalah era DIY (Do It Yourself) dengan berbagai bentuk independensi musisi dan para senimannya, kini Khemod melihat secara format.
“Menurut saya sekarang penandanya bukan independency-nya, tapi formatnya, festivalnya, event-nya. Betapa festival musik saat ini banyak sekali, dengan berbagai formatnya. Dan Pestapora sebagai salah satu festival paling prominent yang ada, menjadi penanda zamannya juga salah satunya bisa tergambarkan di film ini,” papar Khemod.
Operasi Pesta Copet diproduksi oleh Imajinari, bekerja sama dengan Angin Segar dan Boss Creator, tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai 27 Agustus 2026. Premisnya memang tentang copet, tetapi hatinya tentang persahabatan, dan menceritakan konteks sosial dan emosi yang mendalam.
Bandung menjadi salah satu dari total 11 kota yang didatangi oleh Geng Copet Keliling dari film Operasi Pesta Copet sejak 22–31 Agustus 2026. Selain Bandung, kota-kota yang turut merayakan Pesta Copet adalah Malang (22 Agustus 2026), Surabaya (23 Agustus 2026), Sidoarjo (23 Agustus 2026), Solo (24 Agustus 2026), Yogyakarta (25 Agustus 2026), Semarang (26 Agustus 2026), Purwokerto (27 Agustus 2026), Cirebon (28 Agustus 2026), Bekasi (30 Agustus 2026), dan Bogor (31 Agustus 2026).
Editor : Abdul Basir
Artikel Terkait
