“IAPhO bukan sekadar kompetisi untuk mengukur kemampuan peserta dalam bidang fisika. Lebih dari itu, IAPhO menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, pemecahan masalah, kreativitas, dan kemampuan menerapkan konsep fisika dalam menghadapi persoalan nyata,” jelas Iwan.
Menurutnya, pertemuan pelajar dari berbagai negara juga menjadi bagian penting dari penyelenggaraan IAPhO.
Peserta dapat saling bertukar pengalaman dan membangun persahabatan yang berpotensi berkembang menjadi kolaborasi akademik pada masa mendatang.
“Kami juga ingin mempertemukan talenta-talenta muda dari berbagai negara agar mereka dapat saling belajar, berbagi pengalaman, dan membangun persahabatan serta kolaborasi internasional,” tambahnya.
Dorong Generasi Muda Tertarik pada Sains
Iwan menilai keterlibatan ratusan peserta dari berbagai negara memperlihatkan bahwa ketertarikan generasi muda terhadap sains dan fisika terapan masih sangat besar.
Menurutnya, kompetisi seperti IAPhO dapat menjadi salah satu pintu bagi pelajar untuk mengenal dunia penelitian, teknologi, dan inovasi sejak usia sekolah.
Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh peserta yang mengikuti IAPhO 2026, termasuk mereka yang belum mendapatkan medali.
“Keberanian untuk berkompetisi di tingkat internasional merupakan sebuah pencapaian tersendiri,” ujar Iwan.
Ia berharap pengalaman selama IAPhO 2026 dapat mendorong para peserta untuk terus belajar, mengembangkan kemampuan, dan menghasilkan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat.
Editor : Rizal Fadillah
Artikel Terkait
