“Penting kalau saya selalu mengaitkan Empat Pilar Kebangsaan ini dengan kemajuan teknologi. Kemajuan teknologi berada di sekitar kita dan bisa menjadi ancaman bagi persatuan. Teknologi bisa melahirkan konflik-konflik yang sering kali tidak kita sadari,” katanya.
Nurul juga menyoroti pentingnya keterbukaan dunia pesantren terhadap perkembangan teknologi dan isu-isu aktual. Menurutnya, para santri tidak cukup hanya mendapatkan pendidikan yang berfokus pada ilmu keagamaan, tetapi juga perlu memahami dinamika sosial dan perkembangan zaman.
“Tidak bisa eksklusif hanya mendapatkan pendidikan yang terkait dengan keagamaan saja, tetapi juga harus terbuka dengan isu-isu yang aktual,” tandasnya. (*)
Editor : Abdul Basir
Artikel Terkait
