Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Dirut CLM Harap Dirjen AHU Revisi Keputusan dalam Kasus Sengketa Kepemilikan Saham
Advertisement . Scroll to see content

Produksi Nikel PT CLM Terganggu Akibat Sengketa Kepemilikan Saham

Senin, 07 November 2022 | 10:02 WIB
  • author Rizal Fadillah
Produksi Nikel PT CLM Terganggu Akibat Sengketa Kepemilikan Saham
Ilustrasi produksi nikel Indonesia. (Foto: SINDOnews)

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah menargetkan produksi olahan nikel Indonesia tembus di angka 2,58 juta ton pada 2022. Target itu bakal ditopang lewat produksi Feronikel sebesar 1,66 juta ton, nickelpigiron 831.000 ton, dan nickelmatte 82.900 ton.

Kementerian ESDM memperkirakan, dalam lima tahun ke depan produksi nikel dalam negeri bisa terus meningkat seiring dengan melimpahnya cadangan nikel Indonesia. Adapun umur cadangan bijih nikel Indonesia dapat mencapai 73 tahun untuk jenis bijih nikel kadar rendah di bawah 1,5 persen atau bijih nikel limonit.

Asumsi umur cadangan tersebut berasal dari jumlah cadangan bijih nikel limonit mencapai 1,7 miliar ton dan kebutuhan kapasitas pengolahan di dalam negeri sebesar 24 juta ton per tahun.

Komoditas nikel menjadi sumber daya alam yang banyak dibutuhkan seiring bermunculannya produksi kendaraan listrik skala nasional maupun global. Hal itu dikarenakan  nikel adalah salah satu bahan baku utama dalam pembuatan kendaraan listrik, khususnya untuk komponen baterai.

Baterai dengan bahan baku utama nikel memiliki kelebihan karena dapat menghasilkan kepadatan energi yang lebih tinggi dan kapasitas penyimpanan yang lebih besar dengan biaya lebih rendah.

Editor: Rizal Fadillah

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut