Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Ditreskrimsus Polda Jabar Ungkap Korupsi Jembatan Cipamuruyan Sukabumi, 2 Orang Jadi Tersangka
Advertisement . Scroll to see content

Tulang Kepala Pelajar SMK di Sukabumi Retak Disabet Celurit, Butuh Biaya Operasi 100 Juta

Sabtu, 03 Desember 2022 | 11:11 WIB
  • author Aqeela Zea
Tulang Kepala Pelajar SMK di Sukabumi Retak Disabet Celurit, Butuh Biaya Operasi 100 Juta
Korban FA yang mengalami luka hebat di kepala akibat disabet senjata tajam (sajam), celurit. Foto: Inews Bandung Raya

SUKABUMI, INEWSBANDUNGRAYA.ID - Kejadian nahas menimpa salah satu pelajar Sekolah Menangah Kejuruan (SMK) di Kabupaten Sukabumi. Pelajar ini mengalami luka hebat di kepala akibat disabet celurit oleh oknum pelajar yang hendak tawuran.

Paman korban, Muhammad Rizki Sejali menceritakan kronologis lengkap awal mula keponakannya disabet senjata tenjam (sajam). Korban berinisial FA ini mau pulang setelah menghadiri kegiatan di salah satu rumah temannya.

Di perjalanan, tiba-tiba korban berpapasan dengan segerombolan pelajar yang salah satu di antaranya membawa sajam jenis celurit. Tanpa tedeng aling-aling, pelaku langsung menyabetkan celuritnya dan bisa dihindari oleh temannya yang membawa motor, sedangkan FA kaget dan tak bisa mengelak.

"Tiba-tiba di perjalanan ngeliat dan anak itu udah ada niatan jelek, salah sasaran, di motor papasan, langsung dihantam pakai senjata tajam. Yang depan atau supir nunduk, keponakan saya dia gak ngeliat langsung kena kepala," kata Rizki saat ditemui di RS Syamsudin SH, Kota Sukabumi, Sabtu (3/11/2022).

Menurut Rizki, pihak keluarga sama sekali tidak mengetahui kabar anaknya menjadi korban salah sasaran. Keluarga baru mengetahui setelah pihak kepolisian menghubungi dan mengabarkan korban sudah dibawa ke rumah sakit.

"Ada kabar yang nelepon dari polisi, tiba-tiba anak ada musibah sudah ada di rumah sakit," ungkap Rizki.

Editor: Zhafran Pramoedya

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut