Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : PN Bandung Tolak Gugatan Lisa Mariana terhadap Ridwan Kamil, Fakta DNA Jadi Kunci
Advertisement . Scroll to see content

Polemik Ridwan Kamil-Guru Sabil, Analis Soroti Etika Moral Pejabat Publik

Senin, 20 Maret 2023 | 10:54 WIB
  • author Aqeela Zea
Polemik Ridwan Kamil-Guru Sabil, Analis Soroti Etika Moral Pejabat Publik
Gubernur Jabar, Ridwan Kamil tandai komentar Muhammad Sabil (34) karena pakai Maneh. Foto: Instagram

Lanjut Wagoen, penggunaan kata maneh yang dipakai Sabil dan Ridwan Kamil bisa dilihat dari beberapa sisi. Pasalnya, komentar Sabil ditanggapi juga oleh Ridwan Kamil dengan menggunakan kata Maneh.

"Dari aspek budaya sosiologi, itu artinya Pak Ridwan Kamil sedang menyetarakan diri dengan dia, menggunakan bahasa dialek Cirebon, karena di Cirebon nyebut maneh, rakyat ke gubernur nyebut maneh, maka gubernur juga bisa nyebut maneh ke rakyat," ujar Wagoen.

Hanya saja, Wagoen mengingatkan ada etika di antara percakapan tersebut. Posisi yang satu sebagai guru dan satu lagi merupakan gubernur. Strata sosial keduanya berbeda.

Wagoen menilai, publik yang mendukung Ridwan Kamil kemungkinan besar ingin Sabil atau siapa pun santun terhadap pimpinan.

"Tetap saja pimpinan kita, kudu dihargaan (harus dihargai), kudu dihormatan (harus dihormati), mungkin publik menginginkannya begitu. Jadi ini problemnya ada di cara pandang yang berbeda," jelas Direktur Eksekutif Eksplorasi Dinamika dan Analisis Sosial (EDAS) itu.

Editor: Zhafran Pramoedya

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut