Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : PN Bandung Tolak Gugatan Lisa Mariana terhadap Ridwan Kamil, Fakta DNA Jadi Kunci
Advertisement . Scroll to see content

Pro Kontra Kata Maneh, Analis: Undak Usuk Bahasa Sunda Sisa-sisa Feodalisme

Senin, 20 Maret 2023 | 13:16 WIB
  • author Aqeela Zea
Pro Kontra Kata Maneh, Analis: Undak Usuk Bahasa Sunda Sisa-sisa Feodalisme
Analis Kebijakan Pemerintahan dari Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani), Wawan Gunawan ungkap soal undak usuk bahasa Sunda. Foto: Istimewa

"Tidak ada sebetulnya (UUBS). Itu sisa-sisa feodalisme," jelasnya.

Wagoen menuturkan, Sunda menghargai orang bukan dengan bahasa melainkan oleh akhlak. Walaupun terlihat seperti kasar ketika berbicara dengan yang lebih tua, mereka tetap rengkuh secara akhlak.

Soal bahasa Sunda yang digunakan Sabil, kata Wagoen, Cirebon memiliki perbedaan karakter atau dialek. Bagi orang Cirebon, kata Maneh mungkin biasa saja.

"Apalagi Cirebon basisnya bukan bahasa Sunda, Jawa Reang," ungkapnya.

Kendati demikian, Wagoen sangat menyayangkan peristiwa tersebut sampai menjadi besar. Padahal persoalan tersebut, imbuh Wagoen, adalah hal remeh temeh.

Editor: Zhafran Pramoedya

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut