Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Serapan Gabah Capai 1 Juta Ton, Stok Beras Pemerintah di Jabar Aman hingga Tiga Bulan
Advertisement . Scroll to see content

Serapan Gabah dan Beras Bulog Masih Rendah, Ini Penyebabnya

Selasa, 18 April 2023 | 15:57 WIB
  • author Rizal Fadillah
Serapan Gabah dan Beras Bulog Masih Rendah, Ini Penyebabnya
Serapan Gabah dan Beras Bulog Masih Rendah, Ini Penyebabnya. (Foto: Ilustrasi/Sindonews)

Pertama, sebagian besar penggilingan tak memiliki stok saat panen 2023. Di sisi lain, mereka harus tetap melayani jejaring distribusi.

"Bisa dibilang mereka sebagai price maker. Tapi itu untuk menjaga operasional penggilingan tetap berjalan dan pelayanan terhadap jejaring distribusi tetap terlayani," jelas Ketut. 

Kedua, sebagian stok padi disimpan para rumah tangga petani atau produsen. Di Lombok, kata Ketut, 30 persen produksi gabah disimpan petani. Sementara di Bangli, Bali, 40 persen gabah dikonsumsi sendiri oleh petani.

"Petani tidak menjual 100% produksi mereka," imbuhnya.

Faktor ketiga, prognosis neraca beras nasional yang surplus 1,38 juta ton oleh Bapanas belum memasukkan kebutuhan cadangan pangan. Jika kebutuhan cadangan beras nasional diperhitungkan, produksi tahunan masih kurang walaupun ada carry over.

Editor: Rizal Fadillah

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut