Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Imlek 2025 Jadi Momentum Arista Montana Bangun Keseimbangan Manusia dan Alam
Advertisement . Scroll to see content

Filosofi Kue Keranjang, Hidangan Khas Imlek yang Tak Bisa Disajikan Sembarangan

Selasa, 06 Februari 2024 | 13:38 WIB
  • author Rina Rahadian
Filosofi Kue Keranjang, Hidangan Khas Imlek yang Tak Bisa Disajikan Sembarangan
Kue Keranjang.

Selain itu, kue keranjang ini tak boleh disajikan secara sembarangan. Kue keranjang disusun menjulang ke atas dengan makna agar segala doa bisa tersampaikan kepada dewa-dewa di atas.

Secara rinci, berikut simbol filosofi kue keranjang yang penuh dengan makna:

Kuenya lengket melambangkan persaudaraan yang semakin erat dan rukun.

Rasanya manis melambangkan kehidupan yang ceria, penuh keberuntungan dan siapa yang memakannya akan berkata baik-baik.

Bentuknya bulat melambangkan persatuan, kerukunan, keceriaan, keberuntungan, dan kesuksesan. 

Itulah filosofi kue keranjang, hidangan khas Imlek yang hanya ada satu kali setiap tahunnya.

Editor: Zhafran Pramoedya

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut