Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : PT Pegadaian Kanwil X Jawa Barat Berbagi Bahagia di Bulan Ramadhan dengan 200 Paket Sembako
Advertisement . Scroll to see content

Sikat Gigi Siang Hari dapat Membatalkan Puasa? Ini Hukum dan Penjelasannya

Kamis, 21 Maret 2024 | 14:36 WIB
  • author Putri Mutia Rahman
Sikat Gigi Siang Hari dapat Membatalkan Puasa? Ini Hukum dan Penjelasannya
Ilustrasi sikat gigi. (didesign021)

Jadi, berkumur dan menyikat gigi tidak serta-merta membatalkan puasa, karena Nabi Muhammad SAW tetap bersiwak dan berkumur pada setiap wudhu maupun dalam keadaan berpuasa.

Adapun beberapa cara menyikat gigi yang membatalkan puasa yaitu seperti dikutip dari Nu Online, Imam Nawawi dalam Majmu, syarah al-Muhadzdzab menjelaskan, menyikat gigi atau memakai siwak yang menyebabkan bulu sikat, bulu siwak, air bahkan pasta gigi tertelan baik secara sengaja maupun tidak, itu akan membatalkan puasa.

"Jika ada orang yang memakai siwak basah, kemudian airnya pisah dari siwak yang ia gunakan, atau cabang-cabang (bulu-bulu) kayunya itu lepas kemudian tertelan, maka puasanya batal tanpa ada perbedaan pendapat ulama. Demikian dijelaskan oleh al-Faurani dan lainnya. (Abi Zakriya Muhyiddin bin Syaraf an-Nawawi, al-Majmu’, Maktabah al-Irsyad, Jeddah, juz 6, halaman 343)."

Dari penjelasan di atas bisa dipahami jika saat sikat gigi air dan pasta gigi hanya sebatas di mulut kemudian diludahkan, itu jelas tidak membatalkan puasa. Sedangkan sikat gigi akan dianggap membatalkan puasa jika pasta atau air tertelan masuk ke tenggorokan.

Editor: Zhafran Pramoedya

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut