Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Musda XI Golkar Jabar, Idrus Marham Ingatkan Politik Kolaboratif, Strategis dan Kepercayaan Publik
Advertisement . Scroll to see content

Gubernur Lemhanas RI: Pemantapan Nilai-nilai Kebangsaan Perkokoh Fondasi Indonesia Jadi Negara Maju

Rabu, 19 Februari 2025 | 15:12 WIB
  • author Agus Warsudi
Gubernur Lemhanas RI: Pemantapan Nilai-nilai Kebangsaan Perkokoh Fondasi Indonesia Jadi Negara Maju
Gubernur Lemhanas RI Tubagus Ace Hasan Syadzily membukan PPNK Kolaboratif antara Lemhanas RI dengan PT BSS dan ALFI. (FOTO: ISTIMEWA)

JAKARTA, iNewsBandungRaya.id - Gubernur Lemhanas RI Tubagus Ace Hasan Syadzily menegaskan, Program Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan (PPNK) penting guna memperkokoh bangsa Indonesia menjadi negara kuat untuk meraih cita-cita bangsa dan Indonesia Emas 2045.

Pernyataan itu disampaikan Gubernur Lemhanas RI saat membuka Program Pemantapan Nilai-nilai Kebangsaan (PPNK) Kolaboratif Angkatan ke-217 antara Lemhanas RI dengan PT Bharata Satya Sejahtera (BSS) dan Asosiasi Logistik & Logistik Indonesia (ALFI) di Oasis Amir Hotel, Jalan Senen Raya, Senen, Jakarta Pusat, Rabu (19/2/2025). 

"Kenapa kita perlu memperkokoh nilai-nilai kebangsaan, terutama konsensus bangsa, Pancasila, UUD 45, NKRI, dan sesanti Bhineka Tunggal Ika. Sebab empat konsensus kebangsaan itu lah yang merekatkan atau menyatukan bangsa Indonesia. Menjadi fondasi utama bagi kuatnya bangsa Indonesia. Kita bersyukur, sebagai bangsa besar, kita disatukan oleh empat nilai-nilai konsensus kebangsaan," kata Gubernur Lemhanas RI.

Tubagus Ace Hasan Syadzily menyatakan, DPR RI, empat konsensus kebangsaan itu disebut sebagai empat pilar. Dengan pilar yang kokoh, bangsa ini pun akan kokoh. Sebaliknya, jika pilar atau fondasi tidak kuat sebagai sebuah bangsa, jangan harap bangsa ini akan kuat sebagaimana dicita-citakan Indonesia Emas 2045.

Karena itu, ujar Kang Ace, sapaan akrabnya, upaya memantapkan nilai-nilai kebangsaan harus terus dilakukan. Sebagai sebuah nilai, kadang bisa berubah, naik, turun, mantap, dan lemah yang disebabkan oleh dinamika kehidupan.

Editor: Agus Warsudi

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut