Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Skandal Rp190 Miliar Tol Cisumdawu, Oknum PN Sumedang Diduga Minta Rp7 Miliar
Advertisement . Scroll to see content

Kakanwil Ditjenpas Jabar Ikut Panen 1 Ton Ikan Lele Hasil Budidaya WBP Lapas Sukamiskin

Kamis, 24 April 2025 | 20:28 WIB
  • author Agus Warsudi
Kakanwil Ditjenpas Jabar Ikut Panen 1 Ton Ikan Lele Hasil Budidaya WBP Lapas Sukamiskin
Kakanwil Ditjenpas Jabar Kusnali (tengah) dan Kalapas Sukamiskin Fajar Nur Cahyono, dan Kepala UPT Sukamiskin Raya memanen lele, Kamis (24/4/2025). (FOTO: ISTIMEWA)

BANDUNG, iNewsBandungRaya.id - Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Jabar Kusnali ikut memanen 1,1 ton ikan lele hasil budi daya para warga binaan pemasyarakatan (WBP) atau narapidana (napi) di Lapas Sukamiskin Bandung, Kamis (24/4/2025). Panen lele ini merupakan wujud nyata program pembinaan bagi WBP Lapas Sukamiskin.

Kalapas Sukamiskin Fajar Nur Cahyono mengatakan, selain lele, WBP juga diajari cara membudidayakan ternak ayam, bebek, sayuran dan melon. Bukan hanya lele, Kakanwil Ditjenpas Jabar juga memanen telur ayam dan bebek.

"Ini merupakan implementasi 13 program akselerasi Menteri Imipas Agus Andrianto," kata Kalapas Sukamiskin Fajar Nur Cahyono  di sela kegiatan panen lele. 

Fajar menyatakan, walau diiringi rintik hujan, tidak menyurutkan Kakanwil bersama seluruh Kepala UPT Sukamiskin Raya memanen lele. 

"Kami memanen 1 ton lebih lele, 80 butir telur ayam, dan 90 butir telur bebek. Telor ayam dan bebek ini adalah merupakan hasil per hari ini," ujar Fajar. 

Kalapas menuturkan, ikan lele dibudidayakan di 10 kolam bioflok. Namun yang dipanen hari ini hanya lima kolam. Semua kegiatan budi daya itu dilakukan oleh para WBP.

Editor: Agus Warsudi

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut