Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Menembus Macet Bandung Tanpa Stres: Cara Cerdas Menikmati Perjalanan Akhir Pekan ke Lembang
Advertisement . Scroll to see content

Pesona Lembang di Ujung Tanduk: Ketika Beton Menggerus Alam, Bencana Pun Mengintai

Senin, 02 Juni 2025 | 11:16 WIB
  • author Aga Gustiana
Pesona Lembang di Ujung Tanduk: Ketika Beton Menggerus Alam, Bencana Pun Mengintai
Ketua Komisi III DPRD KBB Pither Tjuandys mendatangi lokasi bencana longsor yang terjadi di Kecamatan Lembang untuk berkoordinasi dengan BPBD dan memberikan bantuan ke masyarakat. Foto/Inews Bandung Raya

"Pemerintah seolah-olah melegalkan perusakan lingkungan karena mengabaikan tata ruang dan menerbitkan izin-izin usaha tanpa memperhatikan fungsi kawasan. Ini kesalahan fatal yang seharusnya tidak terjadi," cetusnya.

Akibatnya kian nyata. Lembang yang dulunya dikenal sebagai "kantong air" Bandung Raya, kini justru akrab dengan bencana hidrometeorologi. Banjir dan longsor datang silih berganti, merusak infrastruktur dan tak jarang merenggut nyawa.

"Lembang itu dulunya kan daerah resapan, kantong airnya Bandung Raya. Justru sekarang menjadi langganan banjir, ya karena di hulu itu vegetasi alami yang semestinya menyerap air sudah hilang, air tidak terserap justru menjadi banjir," jelas Wahyudin.

Dalih pengembangan pariwisata dan bisnis pendukungnya seolah menjadi pembenaran. Bangunan komersial tumbuh subur di Lembang, bersaing dengan padatnya permukiman yang juga berkontribusi pada persoalan banjir. Di kawasan Cikole, kafe, restoran, hingga objek wisata bertebaran di antara pepohonan, menarik wisatawan untuk sekadar "ngopi cantik" atau mencari penginapan unik.

Editor: Rizal Fadillah

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut