Waspada Penipuan, Mahasiswa SBM ITB Dibekali Literasi Hadapi Tantangan Ekonomi Digital
Selain mempersiapkan pengetahuan tentang keuangan, mahasiswa juga perlu senantiasa waspada terhadap upaya penipuan digital. Pelaku penipuan kini semakin canggih dalam meniru pola komunikasi dan memanfaatkan celah keamanan pribadi.
Ia menegaskan jangan pernah menerima penawaran untuk mengunduh aplikasi di luar App Store atau Play Store. Menurutnya, pola tersebut merupakan salah satu tanda bahaya yang paling umum.
Selain itu, pengguna harus memperhatikan setiap izin (permission) yang diminta aplikasi. Jika sebuah aplikasi meminta akses ke kontak, atau galeri tanpa alasan jelas, hal tersebut patut dicurigai sebagai indikasi penipuan atau layanan keuangan ilegal seperti pinjol ilegal.
Jika masyarakat sudah terlanjur terlibat dengan pinjol ilegal, segera lapor ke OJK atau Indonesia Anti Scam Centre (IASC). Hapus aplikasi, ganti kata sandi perangkat, serta dokumentasikan bukti berupa tangkapan layar aplikasi atau pesan, bukti pembayaran dan nomor penagih.
Hubungi layanan Kontak OJK di 081-157-157-157 untuk memeriksa legalitas platform pindar sehingga kamu bisa membedakan platform pindar berizin dan pinjol ilegal.
“Di tengah maraknya penipuan digital yang semakin canggih, data pribadi adalah aset paling berharga yang harus dijaga. Jangan pernah membagikan KTP, kontak, atau akses ke galeri kepada aplikasi atau pihak mana pun tanpa verifikasi kuat,” imbuhnya.
“Perlu diingat, sebagian besar penipuan terjadi bukan karena kurangnya teknologi, tetapi karena kurangnya kehati-hatian. Oleh karena itu, lindungi data pribadi seperti kita melindungi uang dan identitas kita,” tandasnya.
Editor : Rizal Fadillah