BREAKING NEWS Jenazah Atlet Terjun Payung asal Bandung Ditemukan di Perairan Teluk Pangelek Cilacap
Diketahui, almarhum Widiasih mengalami kecelakaan saat melakukan terjun payung bersama 4 rekannya dari ketinggian 10.000 kaki di atas Pantai Bojongsawale, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran pada Selasa (30/12/2025).
Korban Widiasih, warga Desa Kamasan, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung, merupakan atlet terjun payung senior. Saat kejadian, almarhum tengah mengikuti Kejuaraan Daerah (Kejurda) Terjun Payung di Pangandaran.
Selain Widiasih, insiden juga dialami empat penerjun lain, salah satunya Pelda (Purnawirawan) TNI AU Rusli. Korban Rusli (64) ditemukan di perairan dalam kondisi meninggal dunia.
Almarhum Rusli telah dimakamkan di TPU Ciharum Margahayu, Kabupaten Bandung. Almarhum Rusli, warga Perum CPI, Kelurahan Cincing, Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung, merupakan mantan prajurit Kopasgat.
Sedangkan tiga atlet lain berhasil selamat setelah melakukan pendaratan darurat di tepi Pantai Bojongsalawe. Mereka mengalami luka-luka. Tiga penerjun yang selamat masing-masing bernama Karni (56), Mustofa (56), dan Khuldori (54).
Kronologi kejadian berawal sekitar pukul 10.15 WIB, lima penerjun asal Kabupaten Bandung diberangkatkan dari Bandara Nusawiru menggunakan pesawat latih milik Fly School Ganesha jenis Cessna 185 dengan registrasi PK-SRC.
Di ketinggian sekitar 10.000 kaki, terjadi perubahan arah angin yang mengakibatkan para penerjun kehilangan orientasi dan kendali saat melompat.
Akibat kejadian tersebut, tiga penerjun berhasil mendarat darurat meskipun tidak sesuai dengan titik pendaratan yang telah direncanakan.
Satu penerjun almarhum Rusli ditemukan di perairan Pantai Bojongsawale. Korban dievakuasi dalam kondisi meninggal dunia. Sementara satu penerjun, Widiasih, hilang.
Editor : Agus Warsudi