get app
inews
Aa Text
Read Next : Pilkada 2026 Bisa Kembali ke DPRD? Pengamat Sebut Langkah Ini Cederai Konstitusi

Pilkada Langsung vs DPRD: Siapa Lebih Aman untuk Demokrasi Jawa Barat?

Senin, 19 Januari 2026 | 18:07 WIB
header img
Wacana Pilkada tidak langsung di Jawa Barat menimbulkan pro-kontra. Foto: Ist.

Kasus Nyata di Jawa Barat

Sejarah Pilkada langsung di Jawa Barat menunjukkan sejumlah kepala daerah terseret kasus korupsi.

  • Neneng Hassanah Yasin, Bupati Bekasi 2012–2018, ditetapkan sebagai tersangka suap proyek Meikarta pada 2018.

  • Rachmat Yasin, Bupati Bogor sejak 2008, ditangkap KPK pada 7 Mei 2014 terkait kasus suap izin kawasan hutan lindung.

  • Sunjaya Purwadisastra, Bupati Cirebon, ditangkap KPK pada 24 Oktober 2018 menjelang pelantikan periode keduanya karena dugaan suap jual beli jabatan.

Fenomena ini menjadi peringatan bahwa mekanisme pemilihan kepala daerah, baik langsung maupun tidak langsung, harus diiringi pendidikan politik dan pengawasan kuat untuk menjaga integritas demokrasi di daerah.

Editor : Rizal Fadillah

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut