Bandung Zoo Dibuka Tanpa Audit Terbuka, Kesejahteraan Satwa Dipertaruhkan
Tidak hanya pada primata, Indira juga menyoroti perilaku gajah yang dinilai mengindikasikan tekanan mental yang cukup berat. Menurutnya, perilaku berulang tanpa tujuan yang terlihat pada gajah merupakan sinyal yang tidak boleh diabaikan.
“Gajah menunjukkan perilaku stereotip berupa swaying (gerakan berulang tanpa tujuan), yang termasuk indikator stres. Hal ini dapat disebabkan oleh kondisi lingkungan yang tidak mendukung kesejahteraan satwa, antara lain kurangnya pengayaan (enrichment) atau kebutuhan sosial seperti bersosialisasi dengan gajah lainnya”, tambahnya.
Geopix menilai bahwa membuka kebun binatang di tengah dugaan masalah kesejahteraan satwa justru berpotensi memperparah kondisi yang ada. Lebih jauh, langkah tersebut dinilai mencerminkan lemahnya tata kelola konservasi ex-situ di Indonesia. Dalam konteks ini, otoritas publik dinilai memiliki tanggung jawab tidak hanya secara hukum, tetapi juga secara moral, untuk memastikan setiap lembaga konservasi menjalankan standar kesejahteraan satwa secara konsisten, transparan, dan diawasi secara ketat.
Sebagai bentuk rekomendasi, Geopix mendesak agar sejumlah langkah penting dilakukan sebelum kebun binatang kembali dibuka untuk umum, antara lain:
Evaluasi menyeluruh terhadap kondisi satwa dan fasilitas kandang
Audit independen oleh otoritas terkait dan tenaga ahli yang kompeten
Keterbukaan informasi kepada publik mengenai kondisi kesehatan serta perawatan satwa
Penundaan pembukaan hingga seluruh standar kesejahteraan satwa benar-benar terpenuhi
Geopix menekankan bahwa kondisi satwa liar yang dilindungi di Bandung Zoo berpotensi hanya menjadi gambaran kecil dari persoalan yang lebih besar terkait kesejahteraan satwa di kebun binatang dan lembaga konservasi di berbagai daerah di Indonesia.
Menurut Geopix, kepercayaan publik terhadap lembaga konservasi tidak dapat dibangun secara instan, melainkan harus didasarkan pada komitmen nyata, konsisten, dan berkelanjutan dalam melindungi serta menjamin kesejahteraan satwa yang berada di bawah pengelolaannya.
Editor : Agung Bakti Sarasa