Mahasiswa dan Dosen Turun Tangan, Ilmu Pengetahuan Jadi Solusi Pembangunan
Di luar fungsi riset dan pengabdian, dengan total hampir 10 juta mahasiswa, didukung oleh lebih dari 303 ribu dosen dan sekitar 250 ribu tenaga kependidikan, ekosistem pendidikan tinggi Indonesia memberikan kontribusi terhadap perekonomian nasional yang melampaui Rp 390 triliun, menunjukkan bahwa kampus merupakan bagian dari sistem produktivitas bangsa.
Peran tersebut juga tampak dalam respons kemanusiaan. Dalam penanganan berbagai bencana, ribuan mahasiswa dan dosen dari puluhan universitas terlibat langsung di lapangan, mulai dari layanan kesehatan hingga pemulihan sosial.
Kampus tidak hanya memproduksi pengetahuan, tetapi hadir sebagai kekuatan sosial yang bekerja nyata di tengah krisis sebagaimana terlihat dalam musibah di Aceh dan Sumatera, baru-baru ini.
Dalam ranah riset, kolaborasi internasional semakin diperkuat, termasuk melalui pendanaan untuk penelitian strategis seperti transisi energi berkelanjutan. Skema kolaboratif semacam ini membuka ruang bagi universitas-universitas di Indonesia untuk mengembangkan inovasi teknologi yang relevan secara global sekaligus kontekstual secara nasional.
Transformasi perguruan tinggi juga diarahkan menuju konsep Universitas 4.0-kampus yang tidak hanya mengajar, tetapi menjadi pusat inovasi, adopsi kecerdasan buatan, dan riset terapan yang berdampak langsung pada produktivitas ekonomi.
Ke depan, peran strategis kampus juga terlihat dalam penguatan pendidikan vokasi, menjembatani kebutuhan industri dan penyerapan tenaga kerja, serta menghasilkan lulusan yang siap berkontribusi sebagai penggerak pertumbuhan di tingkat regional dan nasional.
Editor : Rizal Fadillah