Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Gerhana Matahari Total 20 April, Observatorium Bosscha Gelar Live Streaming dari Pulau Kisar
Advertisement . Scroll to see content

Fenomena Langit Februari 2026: Gerhana Matahari Cincin Warnai Bulan Baru

Selasa, 03 Februari 2026 | 14:44 WIB
  • author Aga Gustiana
Fenomena Langit Februari 2026: Gerhana Matahari Cincin Warnai Bulan Baru
Gerhana Matahari. (Foto: Pexels)

Gerhana Matahari Cincin: Apa yang Terjadi?

Gerhana Matahari cincin pada 17 Februari 2026 terjadi ketika Bulan melintas tepat di depan Matahari, tetapi jaraknya dari Bumi sedang berada di titik yang lebih jauh.

Akibatnya, ukuran tampak Bulan lebih kecil dibanding Matahari. Cahaya Matahari tidak tertutup sepenuhnya dan membentuk lingkaran terang di sekeliling Bulan, menciptakan efek visual yang dikenal sebagai “cincin api” atau ring of fire.

Jenis gerhana ini berbeda dengan gerhana Matahari total, karena Matahari tidak pernah benar-benar gelap sepenuhnya.

Wilayah yang Berkesempatan Mengamati

Lintasan gerhana Februari 2026 terkonsentrasi di wilayah selatan Bumi. Beberapa area yang dilewati antara lain:

  • Kawasan tertentu di Antartika

  • Samudra Selatan

  • Wilayah Afrika bagian selatan

  • Bagian paling selatan Amerika Selatan (gerhana sebagian)

Indonesia berada di luar jalur tersebut. Dari Tanah Air, Matahari akan tampak normal tanpa perubahan mencolok.

Bagi yang ingin mengikuti peristiwa ini, siaran langsung dari lembaga astronomi internasional menjadi alternatif terbaik.

Editor: Agung Bakti Sarasa

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut