get app
inews
Aa Text
Read Next : Dari Cianjur 1834 hingga Lokatmala Living Heritage 2026: Merawat Ingatan, Menghidupkan Warisan

Bencana Longsor Terjang Campakawarna, Ketua DPRD Cianjur Gercep Salurkan Bantuan

Minggu, 08 Februari 2026 | 08:45 WIB
header img
Ketua DPRD Cianjur Metty Triantika merespons cepat bencana longsor di Desa Campakawarna dengan mengirimkan bantuan untuk warga terdampak. (FOTO: ISTIMEWA)

CIANJUR, iNewsBandungRaya.id - Bencana tanah longsor menerjang Desa Campakawarna, Kecamatan Campakamulya, Kabupaten Cianjur. Sebanyak 15 kepala keluarga (KK) atau 36 jiwa terpaksa mengungsi karena rumah mereka rusak tertimbun material tanah.

Peristiwa bencana yang terjadi pada Rabu (4/2/2026) itu memantik keprihatinan Ketua DPRD Kabupaten Cianjur Metty Triantika dengan bergerak cepat mengirimkan bantuan untuk korban bencana di Desa Campakawarna pada Jumat (6/2/2026).

Metty turun langsung mengirimkan bantuan yang dibutuhkan warga terdampak. Seperti uang tunai, kebutuhan pokok, selimut, dan lain-lain.

Saat ini upaya penanganan bencana masih berlangsung. Petugas telah membuka akses jalan di Desa Campakawarna yang sempat terputus akibat longsor.

Dalam kunjungan tersebut, Metty yang juga menjabat Bendahara Umum DPD Partai Golkar Jabar itu didampingi relawan dan tim sosial Teh Metty Peduli”. 

Metty mengatakan kehadiran langsung di tengah warga merupakan bagian dari tanggung jawab moral dan sosial, terutama saat masyarakat menghadapi situasi sulit akibat bencana alam.

“Yang paling penting saat ini adalah memastikan warga tetap kuat, saling membantu, dan tetap waspada. Kondisi iklim belakangan ini memang menuntut kesiapsiagaan semua pihak,” kata Metty di lokasi.

Metty mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat musim hujan yang berpotensi memicu longsor dan pergerakan tanah, terutama di daerah dengan kondisi geografis rawan.

Terkait penanganan jangka panjang, Metty menyatakan mendukung langkah relokasi warga terdampak yang digagas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur sebagai upaya mengurangi risiko bencana berulang. 

"Keselamatan warga harus menjadi pertimbangan utama dalam setiap kebijakan penanganan pascabencana," ujar Metty.

Metty berharap sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, relawan, dan masyarakat dapat mempercepat proses pemulihan, baik dari sisi hunian, ekonomi, maupun kondisi psikologis warga.

Menurut Metty, fenomena bencana hidrometeorologi semakin sering terjadi di berbagai daerah, termasuk di wilayah selatan Cianjur.

Metty menegaskan, bencana itu menjadi pengingat bahwa kesiapsiagaan, penataan ruang yang bijak, dan kepedulian sosial merupakan bagian penting dari ketahanan daerah dalam menghadapi perubahan iklim yang semakin tidak menentu.

Sebelumnya, Pemkab Cianjur merencanakan relokasi 15 rumah warga terdampak longsor di Desa Campakawarna, Kecamatan Campakamulya.

Rencana itu mencuat setelah hasil kajian menunjukkan kondisi kontur tanah di Desa Campakawarna, terutama lokasi 15 rumah berdiri, tidak aman untuk ditempati.

Upaya relokasi tersebut harus segera dilakukan untuk menjamin keselamatan warga sekaligus mempercepat pemulihan kawasan terdampak.

Editor : Agus Warsudi

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut