get app
inews
Aa Text
Read Next : Dari Air ke Harapan: Warga Karangligar Menanti Solusi Banjir

Memutus Dominasi Maskulinitas di Dunia Digital: Ratusan Siswi Jajaki Karier Teknologi

Sabtu, 14 Februari 2026 | 10:20 WIB
header img
Amazon Girls’ Tech Day. (Foto: Ist)

Senada dengan Utami, Cecilia Astrid Maharani (VP Data & AI Mekari) mengungkapkan keprihatinannya atas rendahnya partisipasi perempuan di sektor ini.

“Saat ini kurang dari 5% perempuan menjadikan teknologi sebagai pilihan karier utama mereka. Tidak ada batasan bagi perempuan untuk terlibat di dunia teknologi karena keberagaman perspektif sangat penting untuk inovasi yang bermakna, dan menjadi tanggung jawab kita untuk terus meningkatkan standar di industri ini.”

Peluang Karier di Industri Game

Sesi inspiratif juga diisi oleh Riris Marpaung, CEO GameChanger Studio. Ia memaparkan bahwa industri gaming Indonesia kini telah bertransformasi menjadi ruang karier profesional yang menjanjikan, bukan sekadar hobi.

“Saya sangat mengapresiasi upaya Amazon dan Prestasi Junior Indonesia dalam mengenalkan profesi ini kepada pelajar SMA. Karya game buatan talenta Indonesia semakin diakui di pasar global dan bahkan meraih penghargaan internasional. Dunia gaming kini tidak hanya dipandang sebagai hiburan tetapi juga sebagai sarana untuk mengembangkan berbagai keterampilan pribadi seperti komunikasi, empati, dan kepemimpinan. Diharapkan para pelajar dapat melihat sektor gaming dan teknologi sebagai ruang untuk belajar dan berkarya serta merasa percaya diri menjadikannya pilihan karier yang menjanjikan di masa depan.”

Dampak Bagi Siswi dengan Keterbatasan Akses

Antusiasme luar biasa juga datang dari para pendidik. Abdullah Mukhlis, Kepala Sekolah PKBM Baitul Hasanah Cikarang, melihat program ini sebagai jembatan bagi siswinya yang selama ini terisolasi dari perkembangan teknologi.

“Girls’ Tech Day memberikan pengalaman belajar yang sangat bermakna dan kaya bagi anak-anak kami, terutama dalam membangun kepercayaan diri, kemampuan berpikir kritis, serta keterampilan bekerja dalam tim. Meskipun sebagian besar siswi kami memiliki keterbatasan akses teknologi, mereka menunjukkan semangat dan antusiasme belajar yang luar biasa sepanjang program berlangsung. Kami bangga melihat mereka membuktikan keterbatasan bukanlah hambatan untuk berprestasi dan berkembang. Program ini tidak hanya membuka wawasan baru, tetapi juga membekali mereka dengan keterampilan yang relevan untuk masa depan.”

Secara global, Amazon memiliki ambisi besar untuk merangkul lebih dari satu juta perempuan muda ke dalam ekosistem teknologi hingga tahun 2030. Sinergi antara dunia usaha dan pendidikan ini diharapkan menjadi fondasi bagi lahirnya inovator-inovator perempuan Indonesia di masa depan.

Editor : Agung Bakti Sarasa

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut