get app
inews
Aa Text
Read Next : 2.184 Orang Tewas akibat 9.016 Kecelakaan Lalu Lintas di Jawa Barat pada 2025

Kapolda Jabar: Lindungi Generasi Muda dari Bahaya Narkoba dan Miras Oplosan

Rabu, 18 Februari 2026 | 18:36 WIB
header img
Kapolda Jabar Irjen Pol Rudi Setiawan. (Foto: Humas Polda Jabar)

BANDUNG, iNewsBandungRaya.id - Kapolda Jabar Irjen Pol Rudi Setiawan bersuara lantang dan keras kepada sindikat narkoba. Orang nomor satu di Polda Jabar itu bertekad memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkoba di Jawa Barat.

“Ini bukan cuma angka, tapi soal berapa banyak nyawa yang berhasil kita selamatkan. Jangan rusak generasi muda Jawa Barat,” kata Kapolda di acara pemusnahan massal barang bukti narkoba dan knalpot brong di Mapolda Jabar, Rabu (18/2/2026).

Dalam kegiatan itu, Polda Jabar dan polres jajaran memusnahkan 28.930,57 gram atau 28,9 kilogram (kg). Jika diasumsikan satu gram sabu dapat digunakan oleh dua orang, maka pemusnahan sabu itu berpotensi menyelamatkan sekitar 57.871.400 jiwa dari bahaya penyalahgunaan narkotika.

Selain sabu, petugas juga memusnahkan 160.334 butir obat keras. Dengan asumsi konsumsi dua butir per orang, penindakan ini diperkirakan dapat menyelamatkan sekitar 80.167 orang dari potensi penyalahgunaan obat berbahaya.

“Obat keras yang disalahgunakan bisa memicu gangguan mental, ketergantungan. Bahkan tindakan agresif. Generasi muda harus kita lindungi,” ujar Irjen Rudi.

Jumlah paling banyak yang dimusnahkan adalah minuman keras (miras) oplosan sebanyak 39.000 botol. Jika diasumsikan satu botol berisi 500 ml dan dikonsumsi satu orang hingga membahayakan nyawa, maka sekitar 78.000 jiwa berpotensi terselamatkan.

Kapolda menegaskan, miras oplosan kerap menimbulkan korban jiwa karena kandungan alkoholnya tidak terkontrol dan sering dicampur zat berbahaya.

“Kita sudah sering melihat korban meninggal dunia akibat miras oplosan. Ini persoalan serius yang harus kita hentikan bersama,” tutur Kapolda.

Irjen Rudi mengatakan, baik penertiban knalpot bising maupun pemberantasan narkoba dan miras oplosan merupakan bagian dari strategi besar menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Jawa Barat.

“Tujuan kami jelas, menghadirkan situasi aman, tertib, dan nyaman. Jangan sampai pelanggaran kecil dibiarkan lalu memicu konflik dan jangan beri ruang bagi narkoba dan miras merusak generasi kita,” tandas Irjen Rudi.

Kapolda  Jabar mengajak masyarakat aktif melaporkan setiap aktivitas mencurigakan terkait peredaran narkoba, miras ilegal, dan gangguan ketertiban lainnya. 

"Polisi memastikan identitas pelapor akan dilindungi demi menciptakan Jawa Barat yang lebih aman dan kondusif," ujarnya.

Editor : Agus Warsudi

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut