Korban Selamat Ceritakan Detik-detik Atap Pasar Blok 3 Soreang Ambruk
Sementara itu, salah satu korban yang sempat tertimpa reruntuhan dan dirawat di rumah sakit Hermina, Reza Ruqiah (15), mengaku tidak sempat menyelamatkan diri saat kejadian.
“Saya lagi duduk, tiba-tiba bunyi kretek langsung jatuh beton menimpa punggung saya. Terus ditarik, saya enggak sadar,” kata Reza.
Sementara itu Anisa Nurjanah anak dari ibu Cucu menceritakan saat ini kondisi ibunya sudah sadar dan sedang menjalani observasi medis di rumah sakit setelah menjalani pemeriksaan rontgen.
“Ibu luka di bahu. Sekarang sudah sadar. Kata dokter sudah di rontgen, sekarang masih observasi dulu, lihat besok kalau aman bisa pulang,” ujar Anisa.
Ia menjelaskan saat kejadian korban datang sebagai konsumen yang hendak menggiling tepung di kios pasar.
“Ibu itu konsumen mau giling tepung. Tiba-tiba ambruk. Saya sendiri ada di seberang jadi enggak ikut masuk,” katanya.
Menurutnya, sebelum runtuh tidak ada tanda-tanda cuaca buruk seperti hujan atau angin kencang.
“Enggak ada angin, enggak ada hujan. Tiba-tiba dari ujung ke ujung ambruk,” ujarnya.
Ia juga menyebut kondisi pasar sebenarnya tidak terlalu ramai orang saat kejadian, meskipun kendaraan di sekitar lokasi cukup banyak.
“Di bawah enggak terlalu banyak orang, tapi kendaraan banyak,” pungkasnya.
Diketahui dalam kejadian tersebut tiga orang mengalami luka-luka dan satu orang meninggal dunia.
Editor : Rizal Fadillah