Jembatan Penghubung 2 Kecamatan di KBB Ambruk Diterjang Hujan Deras
BANDUNG BARAT,iNews BandungRaya.id - Hujan deras merusak akses jalan dan jembatan penghubung dua kecamatan di Kabupaten Bandung Barat (KBB).
Kejadian tersebut terjadi di Kampung Karya Bakti perbatasan RT 01 dan RT 02 RW 03, Desa Puteran, Kecamatan Cikalongwetan. Akses jalan dan jembatan ini menghubungkan ke wilayah Kecamatan Cipeundeuy.
"Ini kejadiannya Jumat kemarin waktu turun hujan deras, sekitar pukul empat sore," kata salah seorang warga Ipin (54) saat ditemui di lokasi, Senin (4/5/2026).
Menurutnya, ambruknya jembatan itu tidak sekaligus. Sebelum kejadian sudah sempat muncul retakan-retakan di sekitar jembatan.
Baru pada saat terjadi hujan deras terjadi kerusakan parah sehingga kendaraan khususnya roda empat tidak bisa melintas dan harus mencari jalan memutar.
Camat Cikalongwetan, Dadang A. Sapardan menjelaskan kerusakan mulai terlihat jelas sejak hari Jumat lalu, dipicu curah hujan tinggi yang membuat debit air sungai naik drastis dan menggerus struktur badan jalan maupun jembatan.
"Jalur ini sebenarnya dilintasi berbagai jenis kendaraan, mulai dari roda dua hingga roda empat, namun ke depannya akan diberlakukan pembatasan ketat terhadap muatan dan jenis kendaraan demi menjaga keamanan struktur bangunan yang masih dalam proses pemulihan," ucapnya.
Dadang mengungkapkan jalur ini memiliki nilai strategis tinggi lantaran menjadi jalan pintas yang menghubungkan wilayah Bandung Barat hingga menuju Purwakarta. Khususnya untuk mengangkut hasil bumi seperti palawija, buah-buahan, hingga ketela pohon.
Dengan putusnya akses ini, terang Dadang, aktivitas pengiriman hasil panen warga menjadi terganggu dan terpaksa menempuh rute memutar yang lebih jauh.
"Untuk sementara waktu, kendaraan yang akan melintas harus beralih melewati jalan alternatif sebagai solusi darurat hingga jalur utama dapat dibuka kembali secara aman dan utuh," tandasnya.
Ketua Komisi III DPRD KBB, Pither Tjuandys yang memantau langsung ke lokasi mengaku prihatin atas kejadian ini. Ia mengapresiasi respons sigap jajaran dinas terkait seperti BPBD dan Dinas PUTR yang sudah menyusun rencana perbaikan dengan cepat.
"Ini jalan kabupaten yang sangat vital bagi ekonomi masyarakat. Kami apresiadi ke BPBD dan Dinas PUTR yang sudah bergerak cepat dan memberi perhatian khusus, sehingga target perbaikan bisa segera dimulai," tandasnya.
Pihaknya langsung turun ke lokasi untuk merespons aspirasi warga yang terdampak langsung akses jembatan yang rusak ini. Ia pun berharap TAPD bisa proraktif dalam mendukung penganggaran agar perbaikan infrastruktur jalan dan jembatan ini bisa terealisasi.
"Hasil penjelasan dari Dinas PUTR, pekerjaan pemulihan ditargetkan tuntas sepenuhnya pada rentang waktu Mei hingga Juni mendatang,” ujarnya.
Editor : Rizki Maulana