get app
inews
Aa Text
Read Next : Carut Marut Sengketa Tanah di Cijeruk, Putusan Pengadilan Tak Dilaksanakan

Dedi Mulyadi Diminta Melek: Siaga 1 Kali Cipamingkis Jadi Bukti Kegagalan Tata Ruang di Bogor Timur

Selasa, 05 Mei 2026 | 09:32 WIB
header img
Sungai Cipamingkis meluap. (Foto: Ist)

BANDUNG, iNewsBandungRaya.id - Suasana mencekam menyelimuti Kampung Parakan Panjang, Desa Sukamakmur, Kabupaten Bogor, pada Senin (4/5/2026). Di bawah langit yang mendung pekat, suara gemuruh air yang menghantam bebatuan sungai terdengar lebih nyaring dari biasanya. Kali Cipamingkis, yang membelah wilayah tersebut, tidak lagi sekadar mengalir tenang, melainkan telah berubah menjadi arus cokelat yang ganas dan meluap hingga mendekati pemukiman warga.

Kondisi ini terekam jelas dalam sebuah video unggahan akun TikTok @azkiaaaastecu pada hari yang sama. Dalam video tersebut, seorang warga setempat meluapkan kekhawatiran yang mendalam sembari menunjuk ke arah sungai yang sudah meluap hebat. Kondisi ini secara resmi dikategorikan sebagai Siaga 1, yang berarti bahaya besar sudah di depan mata.

Jeritan dari Bantaran Sungai: "Mana Atensimu, Pak Dedi?"

Dalam rekaman tersebut, nampak jelas bagaimana air sungai sudah mulai menggerus tepian yang berbatasan langsung dengan sawah dan jalan desa. Warga dalam video itu secara terang-terangan menyebut nama Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menagih perhatian dan langkah nyata yang selama ini dinilai sangat lambat.

"Pak Dedi, coba ini Pak Dedi, tolong atensinya. Ini kami di Kampung Parakan Panjang semakin terancam oleh erosi Kali Cipamingkis yang kian hari kian parah setiap curah hujan tinggi," ujar pria dalam video tersebut dengan nada getir.

Kritik ini bukan tanpa alasan. Luapan Kali Cipamingkis di Sukamakmur bukanlah fenomena baru, namun penanganannya dinilai hanya bersifat reaktif dan tambal sulam. Warga merasa ditinggalkan di tengah ancaman bencana yang setiap saat bisa menghanyutkan harta benda, bahkan nyawa mereka.

Editor : Agung Bakti Sarasa

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut