get app
inews
Aa Text
Read Next : Ratusan Paket dan Truk Boks di Gudang JNE Gedebage Bandung Ludes Terbakar

Tak Perlu Bayar Tarif Minimal 1 Kilogram, Ini Alternatif Baru untuk Pengiriman Dokumen dan Aksesori

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:41 WIB
header img
Chief Marketing Officer Lion Parcel, Kenny Kwanto (kiri) bersama Chief Retail Officer Lion Parcel, Febri Andika (kanan) dalam acara Media Luncheon Perkenalan layanan baru MINIPACK di Bandung, (25/06).

BANDUNG, iNewsBandungRaya.id - Aktivitas belanja daring dan geliat industri kreatif yang dinamis kerap kali terbentur oleh satu kendala klasik: ongkos kirim yang tidak proporsional. Masalah ini paling sering dirasakan ketika seseorang mengirimkan barang berbobot ringan, namun tetap dipaksa membayar tarif minimal setara satu kilogram. Aturan logistik konvensional tersebut tak jarang memicu keluhan dari para konsumen yang merasa seolah harus "bayar angin" karena pengeluaran mereka tidak mencerminkan berat riil paket.

Menjawab tantangan tersebut, Lion Parcel resmi meluncurkan inovasi teranyar mereka yang diberi nama MINIPACK. Layanan ini dirancang khusus untuk mengakomodasi pengiriman paket mikro dengan bobot maksimal 300 gram, sehingga masyarakat dan pelaku UMKM tidak perlu lagi terjebak sistem pembulatan tarif satu kilogram.

Efisiensi Biaya Tanpa Kompromi pada Kecepatan

Lahirnya opsi pengiriman ini menjadi angin segar bagi ekosistem perdagangan digital di kota-kota besar seperti Bandung, di mana produk mode, dokumen, dan aksesori kecil mendominasi komoditas harian. Dengan MINIPACK, efisiensi biaya bisa ditekan secara signifikan tanpa harus mengorbankan kecepatan antar.

Durasi pengiriman (Service Level Agreement) layanan ini dipastikan tetap setara dengan paket reguler Lion Parcel, yakni berkisar antara 2 hingga 3 hari kerja. Sebagai simulasi konkret, jika tarif reguler rute Bandung menuju Makassar biasanya memakan biaya Rp48.000 per kilogram, maka dengan menggunakan MINIPACK konsumen hanya perlu merogoh kocek sebesar Rp24.000 saja alias hemat hingga 50 persen.

Merespons Tren Pasar dan Memperkuat Daya Saing UMKM

Chief Marketing Officer Lion Parcel, Kenny Kwanto, menjelaskan bahwa pengenalan inovasi ini sangat relevan dengan kebutuhan para pelaku usaha lokal yang terus bergerak maju. Konsep fair pricing atau harga yang adil diharapkan bisa menjadi senjata baru bagi pelaku usaha untuk memikat konsumen.

"Bandung menjadi kota yang sangat relevan untuk memperkenalkan MINIPACK karena kami melihat potensi aktivitas pengiriman produk ringan dari pelaku UMKM dan online seller di wilayah ini yang terus berkembang. Melalui MINIPACK, Lion Parcel ingin menghadirkan fair pricing agar mereka dapat membayar ongkos kirim sesuai kebutuhan pengiriman yang ada. Dengan demikian, ongkos kirim bisa lebih terjangkau dan pelaku usaha dapat tetap memperkuat daya saing bisnisnya lewat solusi logistik yang lebih efisien sebagai nilai tambah,” ujar Kenny Kwanto.

Editor : Agung Bakti Sarasa

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut