get app
inews
Aa Text
Read Next : Warga Bandung dan Cirebon Jadi Korban Penipuan Trading Bodong-Love Scam, Rp4,86 Miliar Raib

Sindikat Penipuan Online Kamboja Modus Lowongan Kerja Kuras Ratusan Juta Uang Korban

Rabu, 01 Juli 2026 | 07:22 WIB
header img
Ilustrasi penipuan online. (FOTO: ISTIMEWA)

BANDUNG, iNewsBandungRaya.id - Direktorat Reserse Siber Polda Jabar membongkar penipuan online yang dikendalikan dari Kamboja. Dalam kasus ini, polisi menangkap empat pelaku RI (25), RA (25), MRA (21), dan I (27).  

Wadirressiber Polda Jabar AKBP Mujianto mengatakan, modus operandi penipuan ini, para pelaku menawarkan lowongan kerja di media sosial (medsos).

Sindikat ini dikendalikan oleh pelaku berinisial AG yang berada di Kamboja. Tersangka AG merupakan warga negara Indonesia (WNI). Saat ini status GA telah ditetapkan DPO atau buron.

Para pelaku membobol rekening tabungan korban setelah mengisi formulir pendaftaran lowongan kerja fiktif. Sebanyak empat orang menjadi korban kejahatan penipuan online ini. 

"Para pelaku menguras isi rekening tabungan korban. Total kerugian empat korban sebesar Rp801.794.698," kata Wadirres Siber di Polda Jabar, Selasa (30/6/2026).

AKBP Mujianto menjelaskan, besaran kerugian masing-masing korban berbeda. Korban NNP mengalami kerugian Rp20.740.000. 

Kemudian, korban berinisial KL rugi Rp33.600.000. Korban DN Rp51 juta dan korban AD mengalami sebesar Rp696.454.698.

"Empat pelaku telah kami amankan dan saat ini dalam proses penyidikan oleh Subdit 3 Direktorat Siber Polda Jabar," ujar AKBP Mujianto.

Wadirres Siber menuturkan, penyidik mengamankan barang bukti kejahatan ini berupa buku tabungan. Kemudian, 15 kartu ATM, 8 kartu perdana SIM card, 3 unit handphone, dan lain-lain. "Termasuk satu unit motor Honda Beat keluaran 2024," tutur Wadirres Siber.

Editor : Abdul Basir

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut