Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Perkuat Keterampilan Masa Depan, 6.125 Siswa SMA-SMK Ikuti Program Kewirausahaan
Advertisement . Scroll to see content

Bukan Cuma AI, Ini Inovasi Terbaru Dokter Kandungan untuk Tekan Angka Kematian Ibu

Kamis, 23 Juli 2026 | 19:13 WIB
  • author Bennazir
Bukan Cuma AI, Ini Inovasi Terbaru Dokter Kandungan untuk Tekan Angka Kematian Ibu
Ketua Umum PP POGI, Prof. Dr. dr. Budi Wiweko. (Foto: Ist)

BANDUNG, iNewsBandungRaya.id - Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) kembali menyelenggarakan Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) ke-28 (PIT POGI XXVIII) dengan POGI Cabang Banten sebagai tuan rumah. Acara akbar ini akan dilangsungkan pada tanggal 16 hingga 22 Juli 2026 bertempat di Nusantara International Convention Exhibition (NICE) PIK 2.

Mengusung tema "Integrating Innovation and Equity: Advancing Women's Health in the Era of Artificial Intelligence", perhelatan ini menyoroti pentingnya merangkul kemajuan teknologi kecerdasan buatan tanpa mengesampingkan prinsip pemerataan akses kesehatan bagi seluruh perempuan.

PIT POGI XXVIII juga akan secara khusus membahas isu-isu krusial terkait dampak komorbiditasnon-obstetrik pada kesehatan perempuan dan kehamilan, serta upaya berkelanjutan untuk eradikasi kanker serviks.

Ketua Umum PP POGI, Prof. Dr. dr. Budi Wiweko, Sp.O.G., Subsp. F.E.R., MPH., FRANZCOG (Hons)., FICRM., menekankan pentingnya penguatan layanan kesehatan reproduksi perempuan berbasis teknologi digital dan pemanfaatan big data. ”Dalam navigasi pelayanan kesehatan masa kini, POGI mendorong implementasi gerakan SPRIN (termasuk SPRIN Talk dan integrasi program seperti Gelang Kehamilan Cemerelang 'GEMILANG' serta digitalisasi Buku KIA) guna mengawal kesehatan perempuan secara holistik sejak sebelum hamil, masa kehamilan, pasca persalinan, hingga menopause.

Upaya intervensi strategis seperti suplementasi multiple micronutrient dan penanganan eradikasianemia, menjadi sangat krusial untuk menekan angka morbiditas dan mortalitas maternal, mengurangi stunting, serta meningkatkan kualitas hidup perempuan Indonesia,” jelas Prof. Iko.

Editor: Abdul Basir

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut