Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Perkuat Keterampilan Masa Depan, 6.125 Siswa SMA-SMK Ikuti Program Kewirausahaan
Advertisement . Scroll to see content

Bukan Cuma AI, Ini Inovasi Terbaru Dokter Kandungan untuk Tekan Angka Kematian Ibu

Kamis, 23 Juli 2026 | 19:13 WIB
  • author Bennazir
Bukan Cuma AI, Ini Inovasi Terbaru Dokter Kandungan untuk Tekan Angka Kematian Ibu
Ketua Umum PP POGI, Prof. Dr. dr. Budi Wiweko. (Foto: Ist)

Lebih lanjut, Prof. Budi menegaskan bahwa akselerasi teknologi dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) merupakan enabler untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan reproduksi di seluruh pelosok negeri. Meski demikian, penerapan teknologi dan tata kelola big data harus senantiasa berada dalam koridor etika, profesionalisme, dan regulasi yang ketat agar terhindar dari penyalahgunaan.

Selain menjadi pusat pembaruan ilmu pengetahuan dan kolaborasi profesional antarspesialis, penyelenggaraan PIT POGI tahun ini memberikan panggung penghormatan khusus bagi para sejawat yang telah menunjukkan dedikasi luar biasa dalam menjalankan profesi dan pengabdiannya di tengah masyarakat.

Sebagai bentuk penghormatan tertinggi kepada anggota yang berdedikasi tinggi, POGI juga menyelenggarakan Konvokasi Penganugerahan Gelar Kehormatan FISOG (Fellow of Indonesian Society of Obstetrics and Gynecology).

Penganugerahan ini merupakan pengakuan prestisius—dan satu-satunya yang diberikan oleh POGI—kepada dokter spesialis obstetri dan ginekologi yang telah memenuhi standar etik, akademik, dan profesionalisme yang tinggi. Gelar FISOG ini bukan sekadar penghargaan simbolik, melainkan identitas profesional yang diakui dalam jejaring global seiring dengan kerja sama intensif POGI dengan organisasi profesi internasional seperti AOFOG dan FIGO.

Konvokasi ini diselenggarakan setiap tahun dalam rangkaian PIT atau KOGI, bersamaan dengan pelantikan dokter spesialis dan subspesialis baru. Penerima gelar FISOG ditetapkan oleh Pengurus Pusat POGI bersama Kolegium POGI berdasarkan kriteria ketat yang mencakup pengalaman praktik (minimal 15 tahun secara umum, atau 10 tahun di daerah terpencil/konflik, atau 10 tahun sebagai pendidik klinis), kepatuhan pada aturan organisasi, serta rekam jejak kontribusi nyata dalam bidang organisasi, profesi, keilmuan, dan pengabdian masyarakat.

Editor: Abdul Basir

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut