Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Dorong UMKM Naik Kelas, Wali Kota Bandung Tekankan Pentingnya Ekosistem Pembiayaan
Advertisement . Scroll to see content

Dorong Pengolahan Sampah Legok Nangka, Farhan Paparkan Peluang Investasi Bandung ke Kemeninvestasi

Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:46 WIB
  • author Bennazir
Dorong Pengolahan Sampah Legok Nangka, Farhan Paparkan Peluang Investasi Bandung ke Kemeninvestasi
Pemkot Bandung menjalani visitasi dan uji petik penilaian kinerja Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) dan Percepatan Pelaksanaan Berusaha (PPB) Tahun 2026 oleh Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Rabu (12/8/2026)

"Kalau lihat tadi sih saya lihat hampir semuanya sama," katanya.

Selain melihat implementasi, tim penilai juga menggali bagaimana inovasi pelayanan berdampak terhadap investasi, tenaga kerja, masyarakat, serta pengembangan UMKM.

Menurut Didi, pertumbuhan investasi perlu memberikan manfaat yang lebih luas sehingga tidak hanya menguntungkan investor, tetapi juga memperkuat perekonomian daerah.

Ia menyatakan, perizinan pada dasarnya bukan instrumen untuk membatasi dunia usaha. Sebaliknya, perizinan harus menjadi bagian dari tata kelola yang mendukung investasi.

"Perizinan ini bukan hambatan tapi adalah dukungan untuk pengembangan investasi," ujarnya.

Karena itu, Didi membuka ruang untuk membantu pemerintah daerah dan dunia usaha menyelesaikan persoalan yang berkaitan dengan perizinan.

"Mestinya yang perizinan ini tata kelolanya lebih bagus dan juga investasinya akan lebih rapi dan juga ada dampak untuk kepentingan kita semua," katanya.

Didi juga mengapresiasi kehadiran langsung Wali Kota Bandung bersama jajaran kepala perangkat daerah dalam proses visitasi. Menurutnya, hal tersebut menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam mengikuti proses penilaian.

Ia berharap Kota Bandung dapat melanjutkan tahapan penilaian dan meraih hasil terbaik. Namun, Didi menegaskan keputusan akhir tetap berada dalam proses penilaian dan akan dilaporkan kepada Menteri Investasi dan Hilirisasi/BKPM.

"Kita enggak bisa janji karena ini bukan yang memutuskan, nanti Pak Menteri," katanya.

Didi menambahkan, hasil penilaian akan disusun berdasarkan fakta di lapangan, hasil diskusi, serta keseluruhan proses evaluasi sebelum disampaikan kepada Menteri Investasi dan Hilirisasi/BKPM."Bagaimanapun juga nanti finalnya itu kami laporkan kepada Pak Menteri," ujarnya. (*)

 

Editor: Abdul Basir

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut