Penertiban PKL Berisiko Picu Pengangguran Baru dan Kriminalitas di Bandung
Diketahui sebelumnya, dalam janji politiknya, Muhammad Farhan memastikan akan memperkuat sektor UMKM. Salah satu penguatannya, dirinya menyiapkan siasat yakni dilakukan dengan menyediakan inkubator bisnis di setiap kecamatan.
"Program kami ketika terpilih adalah memastikan di setiap kecamatan ada inkubator bisnis," ucap Farhan saat bersilaturahmi dengan warga Kelurahan Pasir Wangi, Kecamatan Ujungberung, Kota Bandung, Rabu (23/10/2024).
Kuncinya, melalui menggandeng pihak lain seperti perguruan tinggi dan lembaga pelatihan. Inkubator bisnis, kata Farhan, juga akan menganalisa setiap potensi yang ada di masing-masing wilayah.
"Di sana ada tim ahli dari pemerintah kota yang akan melihat dan mengembangkan potensi UMKM di setiap kecamatan," ucap dia.
Dengan adanya inkubator bisnis, warga sekitar yang sudah/belum bergerak di UMKM akan mendapat pelatihan serta dukungan manajemen dan teknologi untuk meningkatkan kegiatan usahanya.
Sebagai contoh, menurutnya inkubator bisnis tersebut akan fokus pada pengembangan UMKM apa saja yang dibutuhkan dan laku oleh masyarakat sekitar.
"Jadi jangan dulu berorientasi ekspor. Ya syukur kalau sampai bisa ekspor. Tapi penuhi dulu kebutuhan warga sekitar. Jadi produk atau jasanya harus laku di masyarakat itu sendiri. Jadi UMKM itu barangnya dibeli oleh warga sekitar," katanya.
Dengan adanya inkubator bisnis di setiap kecamatan yang memanfaatkan jejaring ekonomi rakyat, Farhan berharap akan lahir banyak wirausahawan lokal yang usahanya terus berkembang.
"30 kecamatan, 151 kelurahan, masing-masingnya harus punya usahawan yang berhasil, bahkan jadi konglomerat. Mimpi akan terwujud dengan satu langkah awal," harapnya.
Editor : Agung Bakti Sarasa