Surat Terbuka untuk Dedi Mulyadi: Jangan Terlalu Sibuk ke Luar, Jabar Masih Banyak Masalah
Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:37 WIB
Persoalannya adalah skala prioritas ketika seseorang menjalankan jabatan publik.
Sebagai pribadi, Dedi Mulyadi memiliki ruang untuk membantu siapa pun dan di mana pun.
Namun sebagai gubernur, terdapat kewenangan, anggaran dan tanggung jawab yang secara khusus melekat pada Provinsi Jawa Barat.
Perbedaan dua posisi tersebut yang menjadi inti kritik dalam surat terbuka itu.
“Jangan Sibuk Memperbaiki Rumah Orang Lain”
Maulana kemudian menggunakan analogi rumah untuk menggambarkan kritiknya.
Menurutnya, membantu tetangga merupakan kebaikan. Namun jika rumah sendiri masih bocor, anak-anak belum terurus dan halaman rumah mulai longsor, pekerjaan rumah sendiri tetap perlu diselesaikan.
Editor : Rizal Fadillah