get app
inews
Aa Text
Read Next : DPRD Jabar Dorong Solusi Win-Win Reaktivasi Bandara Husein dan Keberlangsungan BIJB Kertajati

Surat Terbuka untuk Dedi Mulyadi: Jangan Terlalu Sibuk ke Luar, Jabar Masih Banyak Masalah

Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:37 WIB
header img
Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Maulana Yusuf Erwinsyah. Foto: Istimewa.

Pasalnya, bencana hidrometeorologi di Jawa Barat tidak hanya berkaitan dengan faktor cuaca. Dalam banyak kasus, persoalan tata ruang, perubahan fungsi lahan, kerusakan lingkungan dan aktivitas pertambangan juga menjadi bagian dari persoalan yang harus ditangani.

Surat tersebut mencantumkan data bahwa sepanjang 1–13 Januari 2026, terdapat 26.318 jiwa terdampak bencana, 5.843 bangunan terendam dan empat rumah rusak berat.

Sementara pada periode Januari hingga awal Februari 2026, disebut terdapat 84 kejadian bencana di 362 kecamatan dengan 80 korban jiwa.

Angka tersebut menjadi alasan Maulana menilai persoalan kebencanaan Jawa Barat membutuhkan kebijakan jangka panjang, bukan hanya respons ketika bencana telah terjadi.

Sukabumi dan Persoalan Tambang

Sukabumi menjadi salah satu contoh yang disoroti.

Dalam surat tersebut disebutkan bahwa bencana di Sukabumi pada Oktober 2025 berdampak terhadap 902 kepala keluarga atau 2.798 jiwa. Selain itu, 27 rumah dilaporkan rusak berat dan satu jembatan putus.

Editor : Rizal Fadillah

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut