Staycation di Hutan Pinus Lembang Bareng Keluarga, Ini Penginapan yang Layak Dicoba
BANDUNG BARAT,iNews BandungRaya.id - Menghabiskan waktu akhir pekan dengan travelling menjadi tren gaya hidup keluarga muda saat ini.
Selain menjelajahi trek di perkotaan, banyak juga yang mencari suasana alam seperti menyusuri jalanan pedesaan berhawa sejuk, mendaki gunung, atau kemping di tengah hutan.
Kawasan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, menjadi salah satu destinasi favorit para traveller dari luar kota. Hawanya yang masih sejuk, hutannya asri, dan pemandangan pegunungan, menjadi alasan banyak orang berdatangan.
Bahkan banyak lokasi kemping yang setiap akhir pekannya selalu penuh. Seperti kemping di tenda, kemping ala camper van, atau glamping, semuanya menyajikan sensasi tidur di alam terbuka yang mengasikkan.
Seperti di tengah kawasan hutan pinus yang masih asri, objek wisata Great Panorama Lodge & Camp menjadi destinasi wisata hidden gems baru yang hadir dengan konsep menarik dan unik.
Berlokasi tepat di seberang tugu perbatasan antara Bandung Barat dan Subang, di kawasan seluas 4 hektare ini terdapat area staycation yang berbeda dengan penginapan pada umumnya.
Puluhan tenda dan tempat menginap yang terletak di bawah pepohonan hutan pinus bukan hanya sekadar menawarkan tempat bermalam. Namun menjadi ruang kesunyian untuk menikmati keagungan alam karya cipta sang pencipta.
Berbeda dengan penginapan pada umumnya yang tertutup rapat atau dikelilingi bangunan, Great Panorama justru menjadikan keaslian alam sebagai daya tarik utamanya.
"Di sini kita berbeda banget dengan yang lain, set up-nya lebih alam. Aktivitasnya bisa staycation family, sama yang lainnya juga, saudara, kerabat, dan segala macam," kata Pengelola Great Panorama Lodge & Camp, Gigi Syah, saat ditemui, Sabtu (29/8/2026).
Dikatakannya, pengunjung bisa menikmati alam, healing menghilangkan stress, dan segala macam. Suasana yang sejuk, udara yang bersih dan ketenangan hutan pinus menjadi pelarian sempurna dari hiruk-pikuk kota yang penuh polusi dan penat.
"Kalau kita di kota kan penat, polusi dan segala macam. Kalau nginep di sini, segar, fresh lagi, bisa muncul ide-ide baru," imbuhnya.
Konsep natural dengan nuansa hutan pinus terbukti sangat disukai wisatawan. Okupansi kamar di tempat ini selalu penuh pada akhir pekan, sementara mencapai 60–70% pada hari biasa, dengan mayoritas tamu berasal dari kota-kota besar seperti Jakarta, Depok, Tangerang, Bekasi, Cirebon, Karawang, dan Cikarang.
Keunggulan utama Great Panorama Lodge & Camp terletak pada keaslian alam yang terletak tepat di tengah hutan pinus. Tamu tak cuma menginap di kamar, namun bisa langsung merasakan kesegaran udara, keindahan ekosistem hutan yang masih terjaga, termasuk bisa menyaksikan monyet liar yang hidup bebas di sekitar kawasan.
"Di sini hewan-hewan hidup secara alami dan bebas. Monyet-monyetnya tidak nyerang ke manusia, asalkan tamu tidak memberi makan, jadi interaksi tetap terjaga secara natural dan saling menghormati, biarkan mereka mencari makan sendiri," jelasnya.
Lebih lanjut Gigi menyebutkan, selain keindahan alam tempatnya juga menyediakan fasilitas lengkap setara hotel berbintang. Terdapat 60 unit kamar dengan empat tipe, yakni Ruby, Emerald, Amethyst (yang paling diminati) dan Alexandrite, semuanya sudah termasuk sarapan.
Tak hanya itu, fasilitas seperti outbound, ATV, paintball, dan jalur offroad tersedia bagi tamu yang mencari aktivitas seru, sementara kafe Nearby Coffee dan restoran hadir untuk melengkapi momen bersantai.
"Fasilitasnya pastinya seperti hotel, kalau nginep di sini kita udah include dengan breakfast tentunya, dan kita di sini ada fasilitas kayak outbound-nya juga," sebutnya.
Saat ini, lanjut Gigi, tengah berlangsung promo khusus "SALTEMBER" dengan diskon hingga 50%, harga yang biasanya mulai dari Rp1,5 juta kini hanya sekitar Rp400.000-an.
Pemesanan dapat dilakukan langsung melalui nomor reservasi maupun melalui platform perjalanan online yang sudah terintegrasi.
"Kita pun sudah kerja sama dengan beberapa platform digital online travel agent untuk booking tenpat," pungkasnya.
Editor : Rizki Maulana