Bandung Jadi Panggung Talenta Fisika Dunia, 111 Finalis dari 6 Negara Adu Kecerdasan di IAPhO 2026
Untuk Grand Award Studi Kasus Kategori C, penghargaan diberikan kepada Nguyen Thi Huong Giang dari High School for Gifted Students, HNUE, Vietnam.
Adapun Grand Award Kategori D kembali diraih peserta asal Indonesia, yakni Mikael Cedricus Guido Soesanto dari Cita Hati Christian School East Campus.
Keberhasilan tersebut menjadi catatan tersendiri bagi Indonesia dalam penyelenggaraan kompetisi fisika internasional di Bandung.
Namun, penghargaan bukan satu-satunya ukuran keberhasilan peserta. Seluruh finalis yang berhasil mencapai tahap akhir telah melewati proses seleksi yang panjang dan berkompetisi dengan peserta dari berbagai negara.
ISS Dorong Talenta Muda Berjejaring di Level Internasional
Ketua Umum Indonesia Scientific Society (ISS), Iwan Budiman, S.Si., M.Pd., mengatakan penyelenggaraan IAPhO 2026 menjadi bagian dari komitmen untuk memberikan ruang kepada generasi muda dalam mengembangkan kemampuan sains sekaligus memperluas jejaring internasional.
Menurut Iwan, IAPhO tidak seharusnya dipandang hanya sebagai kompetisi untuk menentukan siapa yang memperoleh medali.
Lebih dari itu, kompetisi tersebut menjadi proses pembelajaran yang mendorong peserta mengasah kemampuan berpikir kritis, pemecahan masalah, kreativitas, serta penerapan konsep fisika dalam kehidupan nyata.
Editor : Rizal Fadillah