Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Bantu Kebutuhan Pangan Warga dan Berdayakan UMKM, Pegadaian Gelar Program Mengetuk Pintu Langit
Advertisement . Scroll to see content

Peluang UMKM Berkembang melalui Akses Berjualan di Ekosistem Digital Tanpa Komisi

Jum'at, 11 September 2026 | 12:42 WIB
  • author Agus Warsudi
Peluang UMKM Berkembang melalui Akses Berjualan di Ekosistem Digital Tanpa Komisi
UMKM berpeluang berkembang dan bertumbuh melalui dukungan akses ekosistem berjualan digital tanpa komisi. (FOTO: ISTIMEWA)

BANDUNG, iNewsBandungRaya.id - Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam perekonomian Indonesia. Pada Maret 2026, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian mencatat lebih dari 64 juta UMKM Indonesia berkontribusi lebih dari 60% terhadap PDB nasional. UMKM juga menjadi salah satu penyerap tenaga kerja terbesar dengan porsi hampir 97% dari total penyerapan tenaga kerja nasional. 

Di sisi lain, Kementerian UMKM pada Januari 2026 menyebut, berdasarkan data Kementerian Komunikasi dan Informatika, sekitar 27 juta UMKM di Indonesia telah masuk ke ekosistem digital melalui media sosial (medsos) dan marketplace. 

Bagi UMKM, tantangan berjualan online tidak berhenti ketika berhasil membuka toko. Tetapi juga memikirkan pembayaran komisi.

Kementerian UMKM pada 2026 menyebut biaya layanan yang dikenakan marketplace kepada penjual berada pada kisaran 10% hingga 18% dari setiap transaksi, di luar biaya promosi atau iklan. Kondisi ini membuat pelaku UMKM perlu semakin cermat mengelola biaya, menjaga margin, sekaligus memastikan produknya tetap mampu bersaing dan menjangkau konsumen di tengah pasar yang semakin padat. 

Tekanan biaya berjualan di marketplace juga menjadi salah satu tantangan bagi pelaku UMKM. Pada 2026, sejumlah platform melakukan penyesuaian biaya administrasi dan komisi pada beberapa kategori produk.

Perubahan struktur biaya tersebut membuat pelaku UMKM perlu semakin cermat dalam menjaga margin usaha. Dalam kondisi ini, akses terhadap kanal penjualan tanpa komisi menjadi semakin relevan untuk memberi ruang lebih besar bagi UMKM dalam mengembangkan dan menjaga kelangsungan bisnisnya dalam jangka panjang.

Editor: Abdul Basir

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut