14 Destinasi Wisata Alam Paling Hits di Bandung yang Wajib Masuk Itinerary Liburan
BANDUNG, iNewsBandungRaya.id - Ibu kota Provinsi Jawa Barat ini tidak pernah kehabisan daya tarik untuk memanjakan para pelancong, mulai dari wisata alam pegunungan hingga surga kuliner yang melimpah. Letak geografisnya yang dikelilingi topografi dataran tinggi serta hamparan kebun teh asri menjadikan wilayah beriklim sejuk ini sangat ikonik dengan julukan Kota Kembang maupun Paris Van Java.
Bagi Anda yang merencanakan liburan singkat maupun panjang ke tanah Pasundan, berikut adalah daftar destinasi pelesir terpopuler yang menawarkan lanskap alam memukau:
1. Gunung Tangkuban Parahu
Destinasi vulkanik aktif di kawasan Lembang ini terkenal karena legenda Sangkuriang dengan bentuk bentang alam menyerupai perahu terbalik. Pengunjung dapat mengeksplorasi belasan kawah eksotis seperti Kawah Ratu, Upas, dan Domas di tengah rimbunnya pohon pinus.
2. Orchid Forest Cikole
Berada di satu jalur Lembang, area konservasi anggrek terbesar di Nusantara ini menghadirkan pengalaman rekreasi tengah hutan pinus yang magis saat malam hari, lengkap dengan fasilitas mini golf, taman kelinci, hingga jembatan gantung estetik.
3. Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda
Kawasan konservasi seluas lebih dari 500 hektar di Dago Pakar ini memadukan wisata edukasi alam dengan nilai sejarah purbakala melalui keberadaan Gua Jepang, Gua Belanda, serta temuan artefak masa lalu.
4. Tebing Keraton
Spot favorit di punggung bukit Tahura ini menyuguhkan panorama bentangan karpet hijau dari pepohonan lembah Dago yang sangat ideal dinikmati saat berburu momen matahari terbit.
5. The Lodge Maribaya
Menawarkan konsep rekreasi petualangan outdoor di Lembang, tempat ini populer berkat wahana ekstrem seperti Sky Bike dan Sky Tree yang menghadap langsung ke lembah hutan pinus.
6. The Great Asia Afrika
Destinasi tematik interaktif di Lembang yang memuat miniatur arsitektur ikonik, pakaian tradisional, kuliner, hingga pertunjukan budaya khas dari tujuh negara lintas benua Asia dan Afrika.
Editor: Agung Bakti Sarasa