Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Abu Vulkanik di Bandung Mulai Menipis, BMKG Ungkap Bisa Bertahan 1-2 Hari
Advertisement . Scroll to see content

Bukan Sesar Garsela, Ini Pemicu Rentetan Gempa di Kabupaten Bandung

Jum'at, 18 September 2026 | 14:23 WIB
  • author Susana
Bukan Sesar Garsela, Ini Pemicu Rentetan Gempa di Kabupaten Bandung
Ilustrasi gempa. Foto: Ilustrasi/Pixabay

Menurutnya, kemunculan gempa swarm dapat berkaitan dengan proses pergeseran sesar. Selain itu, fenomena tersebut juga dapat berhubungan dengan dinamika lingkungan vulkanik maupun hidrotermal, tergantung kondisi tektonik di wilayah yang mengalami aktivitas.

Meski demikian, Daryono menegaskan bahwa kemunculan gempa swarm tidak secara otomatis berarti akan terjadi gempa besar.

Fenomena tersebut dapat mereda secara bertahap. Karena itu, pola aktivitas gempa perlu dipantau berdasarkan data seismologi secara berkelanjutan dan tidak hanya dilihat dari jumlah kejadian gempa.

"Fenomena gempa swarm tidak selalu berarti aktivitas gempa akan terus membesar. Sebagian dari rangkaian pada fenomena gempa swarm dapat mereda secara bertahap," katanya.

Daryono menambahkan, pemantauan secara terus-menerus diperlukan untuk mengetahui perkembangan aktivitas seismik di wilayah Kabupaten Bandung.

Editor: Rizal Fadillah

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut