Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Dua Sertifikat Muncul di Lahan Cihapit Bandung, DPRD Jabar Minta Pengosongan Ditunda
Advertisement . Scroll to see content

Sungai Citepus Dayeuhkolot Tertutup Gunung Sampah, Warga Tuntut Tanggung Jawab Pemkot Bandung

Sabtu, 26 September 2026 | 20:31 WIB
  • author Aga Gustiana
Sungai Citepus Dayeuhkolot Tertutup Gunung Sampah, Warga Tuntut Tanggung Jawab Pemkot Bandung
Aliran Sungai Citepus dipenuhi sampah. (Foto: Istimewa)

"Terus terang kami sangat kecewa dan menyayangkan aksi Pemkot Bandung yang seolah mengirim sampah mereka ke Dayeuhkolot melalui Sungai Citepus. Wali Kotanya jangan diam saja, harus tanggung jawab," jelas dia.

Senada dengan Saepudin, warga lainnya bernama Deni (40) menegaskan bahwa seluruh material limbah yang memenuhi Sungai Citepus bukan berasal dari aktivitas warga lokal, melainkan kiriman murni yang terbawa arus deras dari kawasan padat perkotaan di hulu. Ia menilai kegiatan yang dilakukan selama ini sarat akan pencitraan tanpa solusi jangka panjang.

"Namun harapan kami yang oaling utama adalah Pemkot Bandung dapat bersikap tegas untuk menangani persolan sampah yang dibuang ke sungai kemudian dikirim ke Dayeuhkolot. Jangan cuma seremonial lah," tegas dia geram.

Deni juga memperingatkan potensi bencana yang mengintai jika masalah ini terus diabaikan, mengingat musim hujan dapat memicu luapan air bah akibat aliran sungai yang tersumbat total oleh tumpukan sampah.

"Tolong Pemkot Bandung dan Dinas LH Provinsi bergerak menangani persoalan sampah yang sering dibuang ke sungai ini, agar fenomena sampah kiriman ini tidak terus berulang," tegas Deni.

Sementara itu, Ketua Pentahelix Penanganan Banjir Dayeuhkolot, Tri Rahmanto, tidak menampik bahwa fenomena berulang ini menciptakan kelelahan tersendiri bagi para relawan dan elemen masyarakat yang berjuang menjaga kebersihan lingkungan.

"Namun seringkali juga, setelah dibersihkan besoknya sampah kembali menumpuk. Kami menduga kuat, mayoritas sampah yang memumpuk ini adalah sampah kiriman," ungkap Tri.

Sebagai langkah antisipasi jangka panjang, pihak relawan sempat mengusulkan pemasangan jaring pengaman sampah guna menyaring kiriman limbah dari wilayah hulu. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari instansi berwenang di Kota Bandung terkait polemik sampah lintas wilayah ini.

Editor: Agung Bakti Sarasa

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut