Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Pilkades Digital Segera Diterapkan di Jabar, Persiapan Terus Dimatangkan
Advertisement . Scroll to see content

DPRD Jabar Soroti Revitalisasi Pasar Ciroyom Bandung, Minta Proyek Dimoratorium

Senin, 28 September 2026 | 14:35 WIB
  • author Bennazir
DPRD Jabar Soroti Revitalisasi Pasar Ciroyom Bandung, Minta Proyek Dimoratorium
Audiensi dari Aliansi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSINDO) Kota Bandung di Ruang Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Barat, Senin (28/9/2026). (Foto:Istimewa)

“Artinya, untuk satu lapak seluas 5 meter saja, pedagang harus mengeluarkan Rp175 juta, yang lebih zalim lagi mereka dipaksa melunasi dalam waktu 4 bulan sampai Desember. Mana ada pedagang kecil yang mampu menyicil sebesar itu dalam waktu sesingkat itu,” keluhnya. 

Selain persoalan biaya, Ono Surono juga mengungkapkan adanya indikasi pelanggaran hukum dalam proses jual beli kios. Ia menyebutkan adanya kasus di mana satu kios yang telah dibayarkan uang mukanya (DP) oleh seorang pedagang, justru dijual kembali oleh oknum Perumda kepada pihak lain.

“Ini sudah ada unsur pidana. Saya mendorong para pedagang yang dirugikan untuk melaporkan oknum Perumda tersebut ke pihak kepolisian,” katanya.

Sebagai langkah tindak lanjut, Ono Surono telah meminta pimpinan DPRD Kota Bandung untuk segera memanggil Walikota Bandung, Biro Ekonomi, dan pihak Perumda pada minggu ini. Jika pemanggilan tersebut tidak dipenuhi, DPRD Jawa Barat akan mengambil alih dengan memanggil pihak-pihak terkait, termasuk melibatkan Polda Jawa Barat.

“Apapun kebijakan pemerintah, jangan sampai merugikan rakyat kecil. Jangan jadikan pedagang kecil ini sebagai objek untuk mencari keuntungan. Apalah artinya PAD yang besar jika dampaknya membuat pedagang tidak bisa berusaha lagi,” pungkas Ono.

Editor: Abdul Basir

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut