Melihat Inovasi Pesantren di Bandung, Padukan Kurikulum Agama dan Kemandirian Ekonomi
“Pemberdayaan itu bukan membuat masyarakat bergantung, tetapi membuat masyarakat punya kemampuan untuk berdiri sendiri. Pesantren memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu ruang tumbuhnya kemandirian itu,” tegas Menko Muhaimin.
Sementara itu, Penggagas Kampung Pemuda, Ustaz Hanan Attaki, menceritakan bahwa pencapaian hari ini merupakan buah dari perjalanan panjang gerakan Pemuda Hijrah yang dirintis sejak 2015. Setelah sukses membangun tren hijrah pada periode pertama, kini pihaknya fokus menghadirkan model ruang kolaborasi nyata bagi generasi muda.
“Periode pertama kami membuat tren, alhamdulillah pada 2015 sampai 2020 lahir tren hijrah di Indonesia. Periode kedua kami membuat model dan lokasi. Kawasan ini salah satunya, sebuah kawasan kolaboratif anak muda. Kalau di kota namanya youth space, karena kami di pegunungan, kami menyebutnya Kampung Pemuda,” ungkap Ustaz Hanan.
Ia menambahkan, model kolaboratif ini dirancang bukan sebagai waralaba komersial, melainkan sebuah gerakan moral terbuka yang dipersilakan untuk diadopsi secara bebas oleh komunitas lain demi kemajuan umat.
“Harapan kami setelah ini bisa scale up di seluruh Indonesia. Ini bukan franchise, tetapi movement. Silakan ditiru dan dikembangkan secara gratis sesuai kebutuhan daerah masing-masing,” pungkasnya.
Editor: Agung Bakti Sarasa