Dari Wastra Hingga Kuliner, Produk Kreatif Daerah Makin Memikat Hati Wisatawan
Apresiasi Pemerintah Daerah
Kehadiran perdana ajang pameran UMKM besutan BUMN ini mendapat sambutan hangat dari Pemerintah Kota Cirebon. Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, mengapresiasi langkah kolaboratif Pertamina dan Pertamina Patra Niaga dalam memantik pergerakan ekonomi akar rumput di wilayahnya.
“Kami mengapresiasi dukungan Pertamina dan Pertamina Patra Niaga kepada para UMKM lokal. Kami berharap kehadiran Pertamina SMEXPO Cirebon 2026 ini dapat memberikan kesempatan lebih luas bagi UMKM untuk memperkenalkan produknya, menarik minat konsumen, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Semoga selama tiga hari pelaksanaan, kegiatan ini memberikan dampak positif bagi para pelaku usaha dan perekonomian Kota Cirebon,” ujar Effendi.
Menggaet Pasar Wisatawan dan Mendorong Inovasi
Dari sisi korporasi, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menilai posisi Cirebon sebagai destinasi wisata populer menjadi modal kuat untuk melipatgandakan jangkauan pasar para wirausahawan binaan.
“Melalui Pertamina SMEXPO Cirebon 2026, kami ingin membantu UMKM memperkenalkan produk unggulannya kepada masyarakat yang lebih luas, termasuk wisatawan yang berkunjung ke Cirebon. Kami berharap kegiatan ini dapat membuka peluang pasar dan kolaborasi baru, sehingga UMKM di Kota Cirebon dan sekitarnya semakin berkembang serta mampu memberikan kontribusi bagi perekonomian daerah,” ujar Roberth.
Kesadaran warga lokal untuk bangga dan membeli produk dalam negeri menjadi fondasi utama keberlanjutan bisnis sektor informal ini. Ketika daya beli masyarakat berpihak pada karya lokal, para pelaku usaha secara otomatis terpacu untuk terus meningkatkan mutu, melakukan inovasi, serta memperkuat skala usaha mereka secara berkelanjutan.
Langkah Pertamina Patra Niaga Regional JBB ini sejalan dengan agenda penguatan kewirausahaan nasional, penciptaan lapangan kerja berkualitas, serta pengembangan industri kreatif berbasis komunitas yang berkelanjutan di seluruh Indonesia.
Editor: Agung Bakti Sarasa