Adopsi Chip Khusus AI Mulai Merambah Lini Perangkat PC Komersial di Indonesia
AMD Ryzen AI 400 Series Hadir dengan NPU hingga 60 TOPS
Consumer Product Marketing Manager AMD Indonesia, Donnie Brahmandhika, menjelaskan jajaran prosesor AMD Ryzen™ AI 400 Series yang dibangun menggunakan arsitektur Zen 5 dan didukung NPU berbasis AMD XDNA™ 2 generasi kedua.
Prosesor ini menawarkan kemampuan komputasi AI hingga 60 TOPS pada NPU dan ditujukan untuk mendukung perangkat PC Copilot+.
Seri ini mencakup sejumlah model, mulai dari AMD Ryzen™ AI 5 430 hingga Ryzen™ AI 9 HX 475. Model tertingginya, Ryzen™ AI 9 HX 475, memiliki 12 core dan 24 thread, kecepatan boost hingga 5,2 GHz, serta grafis terintegrasi AMD Radeon™ 890M.
Sementara itu, Ryzen™ AI 9 HX 470 juga menawarkan konfigurasi 12 core dan 24 thread dengan kemampuan NPU hingga 55 TOPS. Adapun model lainnya, seperti Ryzen™ AI 9 465, Ryzen™ AI 7 450, Ryzen™ AI 7 445, Ryzen™ AI 5 435, dan Ryzen™ AI 5 430, memiliki kemampuan NPU hingga 50 TOPS.
Untuk mendukung pengembangan dan penerapan AI, AMD turut mengumumkan dukungan software ROCm™ 7.2 bagi seluruh prosesor Ryzen™ AI 400 Series. AMD juga menghadirkan fitur bundel AI baru melalui AMD Software: Adrenalin™ Edition guna mempermudah akses dan penggunaan teknologi AI.
Ryzen AI Max+ untuk Komputasi AI Berkinerja Tinggi
Selain Ryzen™ AI 400 Series, Donnie juga memaparkan tambahan portofolio Ryzen™ AI Max+ melalui model Ryzen™ AI Max+ 392 dan Ryzen™ AI Max+ 388.
Kedua prosesor tersebut dirancang untuk perangkat premium, mulai dari laptop ultra-tipis, workstation, hingga mini-PC berukuran ringkas. Keduanya menggabungkan arsitektur CPU Zen 5, grafis terintegrasi AMD Radeon™ 8060S, serta NPU berbasis AMD XDNA™ generasi kedua.
Ryzen™ AI Max+ 392 memiliki 12 core dan 24 thread dengan kecepatan boost hingga 5,0 GHz, total cache 76 MB, serta kemampuan NPU hingga 50 TOPS. Sementara Ryzen™ AI Max+ 388 dibekali 8 core dan 16 thread, kecepatan boost hingga 5,0 GHz, total cache 40 MB, dan kemampuan NPU yang sama.
Editor: Agung Bakti Sarasa