Kritik Perguruan Tinggi Islam, Cucun Sebut Dunia Barat Lebih Dulu Adopsi Teori Siklus Nabi Yusuf
BANDUNG, iNewsBandungRaya.id - Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal, menegaskan pentingnya mengadopsi prinsip dan manajemen kebijakan publik yang antisipatif dalam mengelola keuangan negara. Hal tersebut disampaikannya saat memberikan sambutan pada kegiatan Bedah Buku karyanya yang berjudul "Strategi Fiskal Nabi Yusuf" di UIN Sunan Gunung Djati, Bandung, Selasa (3/11/2026).
Dalam sambutannya, Cucun mengungkapkan bahwa gagasan penulisan buku ini bermula dari perenungannya saat bangsa Indonesia menghadapi krisis pandemi Covid-19. Pengalaman mengawal kebijakan anggaran negara mengantarkannya pada ingatan mendalam atas kisah penetapan kebijakan dan pengelolaan fiskal masa lampau.
"Benang merah yang kita ambil dari buku ini adalah mengajak bagaimana prinsip-prinsip penting kebijakan publik harus bekerja sebelum krisis. Bukan baru bergerak setelah rakyat harus menanggung akibatnya. Inilah pelajaran abadi bagi negeri menghadapi krisis itu," ujar Cucun.
Ia menjelaskan bahwa keberhasilan tata kelola keuangan negara di masa krisis pada hakikatnya merefleksikan model kebijakan publik yang pernah diimplementasikan oleh Nabi Yusuf AS.
"Saya lihat ketika bagaimana ada satu permasalahan bangsa yang harus diselesaikan ketika krisis pandemi Covid itu, saya berpikir dulu saya pernah ngaji keperasaan yang hebat menata keuangan negara itu dari takwil itu adalah itu merupakan kebijakan publik. Yang diimplementasikan oleh Nabi Yusuf menjadi pola tata cara mengatur keuangan publik. Akhirnya saya tulis," ungkapnya.
Editor: Agung Bakti Sarasa