Kepala Marketing Pabrik Tramadol-Hexymer Tertangkap, Polisi Kini Buru Penyandang Dana
BANDUNG, iNewsBandungRaya.id - Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Bandung meringkus A, 40, kepala marketing pabrik obat keras terbatas (OKT) Tramadol dan Hexymer di kawasan pergudangan Bizpark Kopo, Kota Bandung.
Tersangka A merupakan anggota sindikat produksi dan peredaran gelap OKT lintas provinsi. A dibekuk petugas di sebuah tempat makan di Yogyakarta saat berusaha melarikan diri dari kejaran petugas.
Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Dedi Supriyadi mengatakan, penangkapan terhadap A merupakan hasil pengembangan intensif pasca-penggerebekan pabrik obat terlarang berskala industri di kawasan Bizpark Kopo, Kota Bandung, dua pekan lalu.
Sebelumnya, kata Kapolrestabes, petugas sempat memburu A hingga ke kediamannya di Kabupaten Subang, Jawa Barat. Namun yang bersangkutan telah lebih dulu melarikan diri hingga akhirnya terlacak bersembunyi di Yogyakarta.
Kapolrestabes mengatakan, tersangka A memegang peran vital di jajaran manajemen atas sindikat pabrik OKT. Selain mengatur aliran distribusi ke luar daerah, tersangka juga menguasai gudang penyimpanan obat terlarang tersebut.
"Penyidik mendapati fakta bahwa tersangka menyembunyikan gudang stok barang buktinya di tempat terpisah, yakni di wilayah Kabupaten Subang, Jawa Barat," kata Kapolrestabes Bandung didampingi Kasatresnarkoba Kompol Oliestha Ageng Wicaksana, Kamis (5/11/2026).

Editor: Abdul Basir