“Namun, kami melihat mereka belum sepenuhnya terlindungi secara memadai, terlebih pekerjaan mereka memiliki risiko yang tergolong tinggi. Sesuai dengan filosofi perusahaan kami, yaitu ‘Niat Baik, Hasil Baik’ memberikan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi para mitra petani lokal kami merupakan komitmen jangka panjang McDonald’s Indonesia untuk meningkatkan kesejahteraan sosial sekaligus memberikan rasa aman bagi mitra petani kami agar dapat fokus pada produktivitas mereka,” ucap Yulianti.
Melalui program ini, para mitra petani peserta kini dapat mengakses program perlindungan utama BPJS Ketenagakerjaan, yang mencakup, Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), dan Jaminan Kematian (JKM).
Owner PT Horti Agro Makro (CHAMP), mewakili mitra petani lokal Garut, Titin Martinah mengungkapkan rasa terima kasihnya atas perhatian McDonald’s Indonesia terhadap kesejahteraan mereka.
“Kami sangat berterima kasih atas dukungan McDonald's Indonesia melalui kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan. Kini, kami para petani memiliki hak dan perlindungan yang sama dengan tenaga kerja Indonesia lainnya. Ini adalah bentuk penghargaan yang besar bagi kami,” ujarnya.
Program BPJS Ketenagakerjaan ini tidak hanya memberikan perlindungan finansial, tetapi juga mendorong peningkatan produktivitas serta kualitas hasil pertanian.
Dengan adanya jaminan sosial, para petani bisa lebih fokus pada pekerjaannya tanpa khawatir akan risiko yang mungkin terjadi. Ini juga membuka peluang lebih luas bagi petani untuk mengakses berbagai fasilitas pelatihan, teknologi pertanian, dan modal yang dapat meningkatkan kapasitas produksi mereka.
Editor : Abdul Basir
Artikel Terkait