Reformasi Intelijen Indonesia, BIN Dituntut Lebih Profesional dan Antisipatif

Rizal Fadillah
Diskusi bertajuk "Dinamika Reformasi Tata Kelola Intelijen Indonesia". (Foto: Ist)

Para narasumber menekankan bahwa tanpa pengawasan yang jelas, lembaga intelijen dapat berpotensi melampaui batas kewenangannya dan mengancam prinsip demokrasi.

Diskusi ini menghasilkan berbagai rekomendasi penting bagi pemerintah dan pemangku kebijakan dalam memperkuat kelembagaan intelijen di Indonesia.

Reformasi kelembagaan, penyesuaian regulasi, serta peningkatan kapasitas SDM intelijen menjadi faktor utama yang harus segera ditindaklanjuti guna memastikan sistem intelijen yang lebih efektif dan adaptif terhadap tantangan global.

Sebagai bagian dari komitmen akademik dalam kajian strategis, Program Studi Ilmu Politik Universitas Bakrie berencana untuk terus mengadakan diskusi serupa guna memperdalam wawasan dan merumuskan rekomendasi kebijakan yang lebih komprehensif.

Editor : Rizal Fadillah

Sebelumnya
Halaman : 1 2 3 4 5

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network