IAW: Kerusakan Hutan Bukan Cuma Soal Pelanggaran, Tapi Warisan Sistemik

Abbas Ibnu Assarani
Sekretaris Pendiri Indonesian Audit Watch (IAW), Iskandar Sitorus. (Foto:Istimewa)

Presiden Prabowo Subianto dinilai memiliki peluang besar untuk membalik sejarah lewat Satgas Penataan Kawasan Hutan (Satgas PKH) yang sudah dibentuk. Namun, ia mengingatkan, langkah Satgas harus sesuai koridor hukum agar tidak menambah beban bagi Presiden secara politik dan hukum.

“Sehingga dampak sejarah bisa dibalik, yakni hutan bisa diselamatkan tanpa menghancurkan sawit,” ungkapnya.

Saatnya Bangun Kesepakatan Nasional Soal Hutan

Lebih jauh, Iskandar mengajak seluruh pihak untuk meninggalkan pola pikir benar-salah dalam melihat persoalan alih fungsi hutan. Baginya, penyelamatan hutan bukan soal menghukum, tapi mencari jalan paling masuk akal agar semua pihak bisa ikut menjaga dan mendapat manfaat.

“Mari kita hentikan lingkaran dosa alih fungsi hutan yang terus berulang. Dan mulai dengan akal sehat, bukan sekadar kemarahan,” pungkasnya. (*)

Editor : Abdul Basir

Sebelumnya
Halaman : 1 2 3 4

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network